10 Bahan Alami Untuk Mengobati Abses Gigi

March 13, 2018

Abses gigi adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan infeksi pada akar gigi atau antara gigi dan gusi. Ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui rongga gigi dan menyebar sampai ke ujung akar. Hal ini akan menyebabkan sakit, peradangan dan bernanah.

Dalam kebanyakan kasus, abses gigi disebabkan oleh pembusukan atau penyakit gusi. Selain itu, kebersihan gigi yang buruk dan diet tinggi gula, karbohidrat serta makanan lengket lainnya juga meningkatkan risiko terjadinya masalah ini.

Gejala Abses Gigi

Gejala umum dari abses gigi yaitu rasa berdenyut dan sangat sakit pada gigi.

Tanda dan gejala lainnya termasuk seperti sakit ketika mengunyah, sensitif terhadap makanan dan minuman dingin, perubahan rasa, bau mulut, pembengkakan di pipi, gusi merah dan sakit, kesulitan membuka mulut, kesulitan mengunyah makanan, bengkak kelenjer getah bening di bawah rahang, demam dan rasa ketidaknyamanan.

Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebar ke tulang yang menopang gigi dan dapat mengakibatkan komplikasi parah yang mengancam jiwa. Bahkan jika abses pecah dan ada penurunan rasa sakit yang signifikan, anda masih tetap memerlukan perawatan gigi.

Terkadang, akibat infeksi, pulpa diakar gigi mati dengan demikian akan mengurangi rasa sakit. Ini bukan berarti infeksi telah sembuh karena ini masih akan terus menyebar dan menghancurkan jaringan.

Jika anda melihat ada tanda-tanda abses gigi, segera berkonsultasi dengan dokter gigi secepat mungkin karena ini tidak akan baik dengan sendirinya. Sebagai pengobatan tambahan, anda juga dapat mencoba beberapa pengobatan alami untuk membantu melawan infeksi dan meringankan gejala.

Berikut beberapa pengobatan alami yang bisa anda lakukan dirumah.

1. Bawang Putih

Bawang putih memiliki sifat antibiotik dan antiinflamasi alami yang membuatnya sangat efektif untuk mengobati abses gigi. Ini akan membantu mengurangi rasa sakit dan mencegah penyebaran infeksi.

  • Masukkan 1 buah bawang putih ke mulut dan hancurkan dengan gigi anda. Kunyah sampai rasa sakit reda. Buang dan cuci mulut anda dengan air hangat. Untuk mengurangi bau, anda dapat menambahkan beberapa tetes minyak cengkeh ke dalam air hangat.
  • Campurkan 1/2 sendok teh bubuk bawang putih dengan sedikit garam meja dan letakan pada gigi yang terkena. Biarkan selam 10 menit, lalu bilas mulut dengan obat kumur.
  • Gosok minyak bawang putih pada gigi yang terkena.

Ulangi salah satu cara diatas sebanyak 3-4 kali sehari selama beberapa minggu.

2. Minyak Penarik

Minyak menarik, merupakan praktik Ayurvedic kuno, yang bisa digunakan untuk mengobati abses gigi atau gusi yang menyakitkan. Praktek kuno ini membantu mengurangi jumlah bakteri dalam mulut.

Ini membantu menarik racun dari mulut dan juga seluruh tubuh, yang membantu menjaga kesehatan mulut dan secara keseluruhan.

  • Masukkan 1 sendok makan extra virgin minyak kelapa ke dalam mulut,
  • Kumur-kumur selama 15 menit, jangan menelannya,
  • Lalu buang dan kumur-kumur dengan air hangat,
  • Ulangi proses ini 2 kali sehari selama 1 bulan untuk hasil yang baik,
  • Lakukan hal ini saat perut kosong.

3. Cengkeh

Cengkeh merupakan salah satu solusi terbaik untuk setiap jenis masalah gigi, termasuk abses gigi. Ini memiliki sifat antiseptik, analgesik dan antibakteri yang membantu meringankan sakit gigi, peradangan dan nyeri di gusi.

  • Celupkan kapas dalam minyak cengkeh dan tahan atau gigit pada daerah yang sakit selama beberapa menit.
  • Kunyah cengkeh di antara gigi yang terinfeksi dan pipi anda selama 30 menit, kemudian kumur-kumur dengan air hangat.

4. Kantong Teh Hitam

Kantong teh hitam baik untuk abses gigi. Ini mengandung tanin yang membantu mengurangi nyeri dan peradangan. Selain itu, juga mengandung antioksidan yang membantu melawan infeksi dan menjaga kesehatan mulut dengan baik.

  • Rendam kantong teh hitam dalam air hangat beberapa menit,
  • Angkat kantong teh lalu peras dan letakkan pada gigi yang terkena,
  • Biarkan selama beberapa jam atau semalaman,
  • Kumur-kumur dengan air garam hangat,
  • Ulangi sekali sehari selama beberapa minggu.

5. Hidrogen Peroksida

Hidrogen peroksida mengandung disinfektan dan sifat antibakteri yang membantu membunuh bakteri yang menyebabkan abses gigi.

Hal ini juga membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit. Selain itu, dapat membantu menghilangkan gigi kuning. Untuk kesehatan mulut cukup gunakan 3 persen hidrogen peroksida.

  • Campurkan 2 sendok teh hidrogen peroksida dengan 1 sendok makan air hangat. Gunakan larutan ini untuk berkumur dan buang. Lakukan 3 kali seminggu.
  • Campurkan 1 sendok teh baking soda dan 1/2 sendok teh hidrogen peroksida campur sampai berbentuk seperti pasta. Olskan pasta ini pada daerah yang terkena selama beberpa menit dan kemudian cuci mulut secara menyeluruh dengan air hangat. Lakukan ini beberapa kali seminggu.

6. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel memiliki sifat antiinflamasi dan desinfektan yang membantu mengurangi nyeri dan peradangan saat disinfeksi daerah yang terkena.

  • Kumur-kumur dengan 1 sendok cuka sari apel selama beberapa menit. Buang dan pastikan tidak ada yang tertelan, lalu berkumur dengan air hangat. Ulangi beberapa kali sehari.
  • Campur 1 sendok teh cuka sari apel dalam segelas air dan minum 2 kali sehari.

7. Air Garam

Garam dapur memiliki antiseptik dan antibakteri yang dapat membantu mengurangi peradangan, mengurangi rasa sakit, menarik keluar infeksi apapun dan mencegah pertumbuhan bakteri dalam mulut.

  • Tambahkan 1 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat sampai larut,
  • Lalu berkumur dengan larutan ini,
  • Lakukan 2-3 kali sehari untuk membersihkan infeksi dan mengurangi rasa sakit serta nyeri.

8. Kunyit

Kunyit kaya akan sifat antibiotik, antiseptik dan antiinflamasi, ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan yang disebabkan oleh abses gigi serta menjaga kesehatan mulut.

  • Campurkan 1 sendok teh bubuk kunyit dengan sedikit air sampai membentuk seperti pasta,
  • Setelah menyikat gigi oleskan pasta langsung pada daerah yang terkena. Biarkan selama 15-20 menit, kemudian bilas dengan air hangat.
  • Campurkan 1 sendok teh garam dan 1/2 sendok teh bubuk kunyit dalam segelas air hangat. Gunaka untuk berkumur beberapa kali sehari.
  • Campurkan 1/2 sendok teh bubuk kunyit dengan 1 sendok teh minyak zaitun. Oleskan campuran ini pada daerah yang terkena. Biarkan selama 15 menit, lalu cuci dengan air hangat.

Ulangi salah satu cara diatas beberapa kali sehari.

9. Minyak Oregano

Minyak oregano memiliki sifat antibakteri dan antioksidan, sehingga menjadi obat yang baik untuk abses gigi. Ini juga meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu tubuh melawan infeksi gigi dan mempercepat proses penyembuhan.

  • Oleskan beberapa tetes minyak oregano pada gigi dan gusi yang terkena selama 15 menit.
  • Siapkan obat kumur dengan pencampuran antara 3-5 tetes minyak oregano dan 1/4 cangkir air hangat. Lalu berkumur dengan campuran ini selama 10 menit kemudian buang.

Ulangi salah satu cara diatas 3-4 kali sehari.

10. Peppermint

Peppermint memiliki antibakteri dan antiinflamasi yang membantu mengurangi peradangan serta mencegah penyebaran infeksi.

  • Oleskan beberapa tetes minyak peppermint pada daerah yang terkena menggunakan ujung jari selama beberapa menit.
  • Ekstrak daun peppermint juga bisa dioleskan pada gigi yang terkena.

Lakukan salah satu cara ini beberapa kali sehari.

Berikut beberapa tips tambahan yang bisa anda lakukan dirumah :

  • Letakkan kompres dingin pada pipi dekat gigi selama beberapa menit untuk menghilangkan nyeri.
  • Minum 1/2 gelas jus rumput gandum setiap hari saat perut kosong.
  • Sikat dan floss gigi dua kali sehari.
  • Selalu menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk mengurangi risiko abses gigi.
  • Gunakan obat kumur antimikroba untuk mencegah infeksi
  • Ganti sikat gigi setiap 3-4 bulan.
  • Berhenti merokok.
  • Hindari mengunyah terlalu banyak permen karet.
  • Membatasi konsumsi yang manis dan langsung cuci mulut setelah makan makanan manis.
  • Saat sedang sakit gigi atau gusi hindari kafein.
  • Melakukan diet sehat.
  • Kunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan secara teratur.