10 Jenis Teh Herbal Terbaik Yang Wajib Anda Ketahui

January 18, 2018

Teh herbal adalah sebutan untuk ramuan yang terbuat dari bunga, daun, biji, akar atau buah kering, untuk dijadikan minuman yang berkhasiat bagi kesehatan. Walaupun disebut “teh” tapi minuman ini tidak hanya mengandung dari tanaman daun teh saja. Teh herbal yang terbuat dari biji dan akar harus direbus dulu lalu disaring sebelum di minum.

Di Mesir, teh herbal dari kembang sepatu sangat populer dan banyak disajikan di kedai-kedai teh. Sementara di Cina, teh herbal dijadikan salah satu pengobatan tradisional yang digunakan untuk mengatasi lemak yang tinggi dalam aliran darah juga untuk mendinginkan tubuh saat cuaca panas atau karena suatu penyakit.

Teh herbal banyak tersedia dalam kemasan kaleng, kantong teh atau teh herbal siap minum dalam kemasan kotak. Teh herbal memiliki banyak manfaat kesehatan yang luar biasa seperti untuk menenangkan pikiran dan membantu mengurangi insomnia. Berikut jenis-jenis teh herbal terbaik untuk kesehatan tubuh anda.

1. Teh Hijau Untuk Menurunkan Berat Badan

Teh hijau adalah jenis teh yang terbuat dari daun Camellia sinensis yang tidak mengalami proses oksidasi seperti untuk membuat teh hitam. Teh hijau berasal dari Cina, tapi telah diproduksi di beberapa banyak negara.

Teh hijau kaya akan catechin atau yang disebut epigallocatechin gallate, yang dapat membangun metabolisme tubuh untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan. Teh hijau juga membantu membatasi penyerapan lemak dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan lemak. Kandungan antioksidan yang tinggi pada teh hijau, membantu memperkuat sel-sel jaringan pada tubuh sehingga melindungi tubuh dari penuaan dini.

Hal ini juga mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, serta dapat membantu melawan kanker, mencegah penyakit jantung, mengurangi resiko diabetes dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sebaiknya teh hijau segera diminum setelah diseduh, karena jika menunggu dingin teh hijau akan terasa sangat pahit. Anda bisa mengkonsumsi teh hijau 3 sampai 4 cangkir sehari.

2. Teh Sage Untuk Sakit Tenggorokan

Tanaman asli dari Eropa Selatan wilayah Mediterania ini dalam bahasa ilmiah disebut juga salvia officinalis. Daun kecil dan berwarna hijau ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad. Daun sage memiliki banyak manfaat seperti antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba juga berfungsi sebagai penambah nafsu makan.

Ketika anda menderita sakit tenggorokan, anda bisa mencoba meminum teh sage hangat untuk mengurangi iritasi dan peradangan pada tenggorokan. Antimikroba pada teh sage akan memperlambat pertumbuhan bakteri berbahaya di tenggorakan sehingga membantu melawan flu serta menenangkan sakit dan iritasi pada tenggorokan.

Jika diminum secara teratur teh sage dapat meningkatkan mood, mengurangi kecemasan, menjaga kesehatan mulut, meningkatkan memori, mengurangi gejala menopause, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan pencernaan dan masih banyak manfaat lainnya. Tapi teh sage ini tidak dianjurkan untuk wanita hamil atau menyusui juga bagi penderita epilepsi.

3. Teh Kemangi Untuk Mencegah Bau Mulut

Anda mungkin berpikir bahwa daun kemangi hanya untuk hidangan makanan saja, tapi daun ini dapat membantu meringankan beberapa penyakit. Daun kemangi sangat cocok untuk menghilangkan bau mulut, karena kemangi kaya akan antioksidan dan antibakteri yang membantu memerangi bakteri penyebab bau mulut juga dapat menangkal pyorrhea dan berbagai penyakit periodontal lainnya.

Daun kemangi adalah sumber vitamin A dan K yang sangat baik. Minum teh kemangi secara teratur dapat membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, meredakan gangguan pencernaan, menyembuhkan sakit kepala, mengobati perut kembung, meningkatkan nafsu makan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

4. Teh Jahe Untuk Meredakan Radang Sendi

Jahe adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron, jahe termasuk suku zingiberaceae. Jahe diperkirakan berasal dari India, namun ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Tiongkok Selatan.

Untuk mereka yang menderita radang sendi, teh jahe yang bersifat antiinflamasi sangat efektif dalam mengurangi rasa sakit dan peradangan. Selain manfaat antiinflamasi, jahe memiliki antioksidan, antivirus, antibiotik, antikanker, antinausea, antipasmodic, antijamur dan sifat antitusif. Minum teh jahe dapat juga meringankan sakit perut, mual, mengurangi stres, melawan rasa dingin, mengurangi sakit menstruasi, merangsang imunitas, menormalkan kadar gula darah, mengatur nafsu makan dan meredakan kembung.

5. Teh Peppermint Untuk Melawan Gangguan Pencernaan

Teh ini digunakan sebagai obat selama berabad-abad dan sering direkomendasikan sebagai pengobatan untuk berbagai macam penyakit dan memiliki beragam manfaat bagi tubuh dan pikiran. Nama ilmiah dari peppermint adalah Menta piperita, asli Eropa.

Rasa mint yang segar dari teh ini bisa membantu meningkatkan sistem pencernaan. Membantu meringankan gejala sindrom iritasi usus, seperti kram perut dan kembung sekaligus menenangkan otot-otot perut. peppermint memiliki efek pendinginan serta dapat menenangkan tubuh dan pikiran. Juga membantu mengobati kejang otot, membantu penurunan berat badan, memerangi stres, menghilangkan bau mulut, meringankan sakit kepala dan mencegah alergi serta asma.

Peppermint memiliki sifat antioksidan, antipasmodic, antibakteri, antijamur, antivirus, dan karminatif. Namun teh ini tidak cocok untuk orang-orang yang menderita penyakit asam lambung.

6. Teh Chamomile Untuk Melawan Insomnia

Chamomile adalah tumbuhan semusim dan tumbuh di seluruh wilayah Eropa dan wilayah Asia yang memiliki empat musim. Ini adalah salah satu teh terbaik untuk melawan insomnia dan gangguan tidur lainnya. Chamomile juga memiliki antioksidan, antiiritan, antiinflamasi, antimikroba, antiansietas, antipasmodic, antidiarrheal dan sifat antikanker.

Minum teh chamomile secara teratur dapat meringankan sakit kepala, mengurangi nyeri otot, meringankan kram menstruasi, mendukung berat badan dan meningkatkan imunitas. Hindari minum teh ini ketika anda sedang hamil atau sedang mengikuti program hamil.

7. Teh Dandelion Untuk Meningkatkan Kesehatan Hati

Dandelion adalah ramuan yang bisa meregenerasi dan membersihkan hati. Ada dua bagian dari dandelion yang memiliki fungsi dan kegunaan berbeda yaitu akar dan daun, akar mengatasi masalah hati sementara daun baik untuk ginjal.

Minum teh dandelion bermanfaat untuk menurunkan berat badan, menghilangkan racun dari tubuh, menekan nafsu makan, melawan peradangan, mengatur tekanan darah tinggi dan mencegah gangguan kantong kemih. Kandungan yang terdapat pada dandelion membantu metabolisme akumulasi lemak di hati, yang akan meningkatkan fungsi hati. Juga meningkatkan aliran empedu dan membantu detoksifikasi hati.

8. Teh Lemon Untuk Mengurangi Kecemasan

Apakah anda rutin minum teh lemon? Maka anda salah satu orang paling beruntung di luar sana, karena teh lemon memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Lemon ini terkenal membersihkan tubuh dari dalam dan juga untuk menambah energi.

Lemon mengandung antioksidan alami, agen antivirus, antimikroba dan antispasmodic juga kaya senyawa fenolic dan flavonoid. Minum teh lemon secara teratur dapat memperbaiki gangguan kecemasan ringan, gejala terkait insomnia, membuat kulit terlihat lebih muda, meningkatkan kewaspadaan, mempertajam memori, meningkatkan kesehatan hati, menjaga tingkat gula darah dan meningkatkan nafsu makan.

9. Teh Rosehips Untuk meningkatkan imunitas

Rosehips adalah buah mawar atau dikenal juga sebagai ham mawar atau rose hep. Tanaman ini tumbuh hingga sepuluh kaki dan memiliki bunga yang sangat harum. Setelah bunga bermekaran dan kelopak bunga mulai berjatuhan maka hip diambil dan digunakan untuk pembuatan teh.

Teh rosehips mengandung Sumber vitamin C 20 kali lebih banyak dari jeruk yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C merupakan antioksidan kuat, yang penting untuk sistem kekebalan tubuh dan kesehatan. Hal ini juga dapat membantu mencegah infeksi bakteri dan virus.

Antioksidan dalam roseship juga membantu meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis-garis halus, keriput, dan bintik-bintik hitam. Selain itu juga dapat meningkatkan fungsi adrenal, memberikan banyak energi ekstra dan kewaspadaan.

10. Teh Kembang Sepatu Untuk Menurunkan Tekanan Darah

Tumbuhan kembang sepatu biasanya banyak dijadikan untuk tanaman dekoratif rumah karena memiliki bunga yang berwarna-warni. Tapi tanaman tersebut juga bisa digunakan sebagai obat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Kembang sepatu paling populer adalah jenis sabdariffa, bunga yang berwarna merah ini umumnya dibudidayakan untuk tujuan medis dan tersedia juga dalam bentuk suplemen makanan.

Teh kembang sepatu mengandung senyawa antioksidan mencegah kolesterol jahat yang memberikan kontribusi untuk aterosklerosis dan penyakit jantung juga membantu mengatur tekanan darah tinggi. manfaat lain yaitu menurunkan kolesterol tinggi , meningkatkan pencernaan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi masalah inflamasi, mendukung kesehatan hati, dan mengurangi resiko kanker.

Jika anda sedang hamil atau menyusui, hindari meminum teh ini karena dapat meningkatkan resiko komplikasi.