Bahaya Duduk Terlalu Lama Bisa Menyebabkan Penyakit Ini

February 3, 2018

Teknologi yang semakin canggih saat ini mendorong orang-orang menghabiskan banyak waktu untuk duduk di rumah, tempat kerja bahkan saat berpergian. Duduk terlalu lama sambil menonton televisi, saat di meja kerja atau dibelakang kemudi berbahaya untuk kesehatan anda.

Ahli kesehatan mengatakan bahwa duduk terlalu lama sama bahayanya seperti kebiasaan seseorang dalam merokok. Dalam laporan JAMA Internal Medicine menyatakan duduk dalam waktu yang lama meningkatkan faktor risiko untuk kematian terlepas dari melakukan aktivitas fisik.

Inilah beberapa masalah kesehatan yang akan anda alami jika duduk terlalu lama.

Lemak Perut Yang Berlebihan

Ada hubungan yang kuat antara gaya hidup dengan peningkatan lemak dalam tubuh, terutama di sekitar pinggang. Jika anda tidak bergerak atau berolahraga, tubuh anda tidak mampu membakar lemak.

Dalam jurnal Amerika Fisiologi melaporkan bahwa bergerak dan berolahraga Membantu otot melepaskan molekul, seperti lipoprotein lipase.

Molekul-molekul ini memainkan peran kunci dalam memproses lemak dan gula yang anda konsumsi. Ketika anda duduk dalam waktu yang lama, lemak dan gula tidak akan diproses dengan benar, maka lemak akan bertambah di daerah perut.

Penambahan lemak di lingkar pinggang jauh lebih berbahaya daripada kenaikan berat badan secara keseluruhan. Lemak perut meningkatkan risiko masalah-masalah kesehatan kronis sperti penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker dan kematian dini.

Mengurangi lemak di perut adalah salah satu manfaat untuk meningkatkan kesehatan anda.

Penyakit Jantung

Duduk berkepanjangan memiliki efek negatif pada organ, terutama jantung. Duduk di tempat yang sama selama berjam-jam menyebabkan aliran darah yang buruk ke seluruh tubuh, termasuk jantung.

Aliran darah yang buruk dapat membawa lemak dengan mudah menyumbat jantung, dan menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyakit kardiovaskular.

Dalam ilmu kedokteran melaporkan bahwa orang yang duduk lebih lama memiliki resiko lebih tinggi menderita serangan jantung atau stroke.

Sakit Leher Dan Punggung

Menghabiskan sebagian besar waktu dalam posisi duduk dan dengan sikap duduk yang buruk, hanya akan membuat leher dan punggung menjadi sakit. Duduk menyebabkan banyak tekanan pada tulang belakang hal ini menyebabkan degenerasi dini yang mengakibatkan rasa sakit kronis.

Duduk berkepanjangan dapat membuat otot-otot lebih mungkin untuk tertarik, kram atau ketegangan ketika anda meregangkan tubuh secara tiba-tiba. Hal itu juga dapat menyebabkan rasa sakit pada otot-otot di leher dan punggung.

Duduk dengan postur yang buruk sangat tidak baik untuk punggung. Juga menyebabkan kerusakan otot, tulang, tendon dan ligamen yang dapat mempengaruhi leher dan daerah punggung bawah.

Kadar Gula Darah Yang Tidak Sehat

Orang yang menghabiskan lebih banyak waktu duduk dapat meningkatkan risiko diabetes yang dikaitkan dengan resistensi insulin, diabetes dan gangguan toleransi glukosa.

Fisik yang tidak aktif terkait dengan perkembangan resistensi insulin, dyslipidemia, tekanan darah meningkat dan gangguan fungsi mikrovaskuler.

Meningkatkan Risiko Kanker

Duduk setelah makan berhubungan dengan kadar gula darah tinggi, yang pada akhirnya akan meningkatkan risiko kanker usus besar. Beberapa faktor memiliki peran penting atas meningkatnya risiko kanker. Contohnya, obesitas adalah faktor utama untuk beberapa kanker.

Sangat disarankan untuk mengambil waktu istirahat rutin, terutama jika anda harus duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam.

Masalah Kesehatan Mental

Duduk berkepanjangan dapat mempengaruhi aliran darah dan oksigen di sekitar otak yang dapat mempengaruhi fungsi otak. Akhirnya otak akan menjadi kabur dan anda tidak akan bisa fokus dengan baik pada tugas yang mendasar sekalipun.

Ketika anda bergerak, darah dan oksigen akan lebih segar menuju otak yang dapat meningkatkan suasana hati.

Kaki Menjadi Lemah

Jika anda melakukan pekerjaan dengan duduk selama berjam-jam tanpa istirahat, maka kaki anda akan menderita. Ketika otot-otot kaki tidak digunakan dalam beberapa jam maka serat otot pada kaki akan pecah. Kejadian ini disebut atrofi otot dan dapat membuat otot-otot kaki anda lemah dari waktu ke waktu.

Kaki lemah mempengaruhi kestabilan anda ketika berdiri atau berjalan-jalan dan dapat meningkatkan risiko jatuh. Penting untuk menggunakan otot untuk tetap mempertahankan kekuatan dan fleksibilitas. Sering-sering melakukan latihan atau peregangan sepanjang hari.

Trombosis Vena Dalam

Darah membeku pada vena dalam yang biasanya di kaki diakibatkan duduk terlalu lama seperti ketika mengemudi atau bekerja.

Ketika kaki anda tidak digerakan dalam beberapa jam atau dalam waktu yang cukup lama otot betis tidak akan berkontraksi. Ini akan mengakibatkan sirkulasi yang buruk sehingga meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah.

Karena trombosis vena dalam bisa terjadi pada siapa saja, sangat penting untuk meregangkan kaki dari waktu ke waktu. Tidak peduli sesibuk apapun pekerjaan anda.

Jangan khawatir berikut beberapa tips utnuk mengurangi efek samping yang diakibatkan duduk terlalu lama.

  • Berdiri atau berjalan-jalan sambil berbicara melalui ponsel.
  • Bagi yang bekerja dalam posisi duduk coba sekali-kali untuk berdiri.
  • Setiap 30 menit, cobalah untuk berdiri beberapa menit.
  • Olahraga atau yoga merupakan rutinitas yang harus anda lakukan dalam keseharian anda.
  • Saat duduk jaga posisi duduk dengan baik dan benar. Menjaga agar leher dan punggung tetap nyaman.