Bahaya Radiasi Ponsel Bagi Kesehatan Yang Tidak Boleh Diabaikan

February 14, 2018

Siapa sih sekarang yang tidak punya ponsel, kayaknya setiap orang pasti punya, bahkan mungkin ada yang memiliki 2- 3 ponsel dengan berbagai jenis merk yang sedang populer.

Jumlah pengguna ponsel semakin meningkat pesat beberapa tahun terakhir. Perusahaan ponsel pun berlomba-lomba mengeluarkan ponsel edisi terbaru yang lebih canggih dan dengan harga yang relatif lebih terjangkau.

Kecanduan terhadap ponsel tanpa sadar dapat mempengaruhi kesehatan anda. Radiasi elektromagnetik dari ponsel dan perangkat teknologi dalam jangka panjang dapat menyebabkan banyak dampak negatif pada kesehatan anda.

Bahkan, beberapa studi telah menunjukan bahaya radiasi ponsel. Berikut beberapa bahaya dan efek samping dari penggunaan ponsel terhadap kesehatan anda.

Menyebarkan Infeksi Virus

Anda mungkin tidak pernah berpikir tentang hal ini tapi perangkat anda dapat terkontaminasi ketika anda menggunakan telepon di toilet, pasar, rumah sakit atau tempat-tempat umum lainnya.

Penelitian yang dilakukan di Universitas London dengan mengukur tingkat bakteri dalam 400 ponsel, hasilnya mengejutkan bahwa 92 persentase dari ponsel ini mengandung bakteri.

Studi lain mengatakan perangkat komunikasi ini berpotensi mengandung nosokomial patogen. Virus patogen ini ada di rumah sakit dan beragam fasilitas kesehatan.

Bakteri ditularkan dari ponsel ke tangan anda, dan tidak dapat dihilangkan dengan menggunakan gel antimikroba. Hal ini juga ditemukan pada ponsel ahli bedah ortopedi yang berpotensi terkena nosokomial.

Dianjurkan bahwa ponsel harus dibersihkan lebih dari satu kali seminggu untuk membantu menghambat penyebaran kuman kepada diri sendiri ataupun orang lain.

Kesehatan Reproduksi

Radiasi ponsel juga membawa pengaruh negatif terhadap kesehatan reproduksi, terutama pada laki-laki. Ponsel memancarkan radiasi yang berbahaya merusak sperma atau dapat mengurangi jumlah sperma.

Sebuah studi mengatakan bahwa menggunakan ponsel terlalu sering adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan infertilitas atau mandul pada pria.

Studi lain juga mengatakan dampak peralatan GSM pada sperma yang memperlihatkan gelombang berbahaya yang dipancarkan oleh ponsel dapat meningkatkan sel-sel sperma yang memiliki morfologi abnormal.

Radiasi ponsel dapat mengurangi kualitas air mani dengan mengurangi jumlah sperma dan motilitasnya, morfologi normal dan visabilitasnya.

Merusak Pendengaran

Ponsel yang memancarkan radiasi berbahaya juga merusak telinga bagian dalam, terutama jaringan halus. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan pendengaran pada frekuensi tingkat tinggi.

Sebuah studi menunjukan bahwa gangguan pendengaran pada tingakt tinggi berhubungan dengan mengekspos terhadap medan elektromagnetik yang dihasilkan oleh ponsel dalam jangka waktu yang lama.

Jika anda mengalami gejala apapun seperti telinga berdengung, telinga terasa penuh dan telinga terasa hangat saat menggunakan ponsel, itu mungkin menandakan gejala peringatan awal terjadinya kelainan pendengaran.

Nyeri Tulang Belakang

Ini adalah masalah umum yang dialami oleh para pengguna ponsel yang terus menerus menunduk kebawah menatap layar ponsel. Kebiasaan ini benar-benar berbahaya bagi tulang belakang anda.

Jika anda sering memegang ponsel diantara bahu dan leher, maka dapat membuat punggung dan leher anda menjadi tegang. Ini dapat menyebabkan sakit punggung dan leher atau yang lebih parah otot punggung dan leher akan kejang.

Karena anda menggunakan ponsel secara terus-menerus, terutama pada ibu jari dengan mengetik pesan atau email, hal itu dapat memicu peradangan dan tendonitis. Ini yang menyebabkan nyeri kram dan rasa berdenyut.

Jika anda membiarkannya maka akan dapat menyebabkan osteoartritis pada ibu jari anda.

Kanker Otak

WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) melaporkan bahwa ponsel memiliki kemampuan untuk memancarkan gelombang radio (radiofrekuensi energi). Radiasi non pengion ini bertindak sebagai salah satu faktor penyebab kanker.

Radiasi yang dihasilkan ponsel lalu diserap oleh otak sehingga radiasi ini akan membuat jaringan otak menjadi panas. Ini meningkatkan kemungkinan terkena kanker otak.

Peneliti dan patofisiologis menetapkan adanya diagnosis hubungan antara penggunaan nirkabel dan ponsel terhadap tumor ganas pada otak.

Meskipun demikian, orang-orang yang menggunakan ponsel lebih dari 20 tahun adalah risiko tertinggi atas penyakit ini.

Meningkatkan Risiko Kecelakaan

Banyak kegiatan dan objek dapat menimbulkan gangguan penglihatan, mental dan manual sementara anda mengendaai kendaraan sambil menggunakan ponsel.

Menggunakan ponsel di saat mengemudi menyebabkan risiko empat kali lebih mungkin menimbulkan kecelakaan dibandingkan dengan tidak menggunakan ponsel. Ponsel dapat dengan mudah mengendalikan perhatian pengemudi dan hal itu menyebabkan meningkatnya kemungkinan kecelakaan.

Oleh karena itu, sebaiknya anda tidak menggunakan ponsel saat mengemudikan kendaraan. agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan saat berkendara.

Menyebabkan Penglihatan Kabur

Gelombang radio yang dipancarkan ponsel dapat menyebabkan efek pemanasan pada mata sehingga membuat kesehatan mata anda memburuk. Selain itu cahaya yang dipancarkan dari layar ponsel anda dapat menyebabkan degenerasi makula, penyebab utama terjadinya kebutaan.

Karena layar ponsel lebih kecil daripada layar komputer, anda sering menyipitkan mata atau menahan mata untuk membaca pesan. Kadang anda cenderung mendekatkan ponsel ke mata dan tidak berkedip saat membaca atau mengirim sms, kebiasaan ini membuat mata menjadi tegang.

Para ilmuwan mempelajari efek gelombang elektromagnetik pada mata manusia dan kemudian menyimpulkan bahwa menggunakan ponsel terlalu sering dapat menyebabkan katarak. Hal ini juga berdampak negatif pada kornea, retina dan berbagai sistem okular pada mata.

Untuk menjaga penglihatan anda tetap sehat, anda harus mengistirahatkan mata anda secara teratur dari penggunaan ponsel yang berlebihan.

Meningkatkan Stres

Jika anda sering memeriksa ponsel setiap beberapa menit, maka akan dapat meningkatkan stres. Selain itu, notifikasi, pengingat dan dering yang secara terus-menerus dapat membuat anda lebih stres lagi.

BMC menyimpulkan bahwa paparan ponsel memiliki hubungan langsung pada tingkat stres. Hal ini juga dapat menyebabkan gangguan tidur serta tanda-tanda depresi. Dalam keadaan apapun stres berbahaya bagi kesehatan anda.

Selain stres, penggunaan ponsel berlebihan dapat menjadi faktor risiko yang menyebabkan masalah kesehatan mental pada orang dewasa.

Sebuah studi menemukan bahwa menggunakan teknologi untuk membantu dalam pelarian memiliki kecemasan dan depresi yang lebih tinggi. Namun, ketika anda menggunakan teknologi hanya untuk menyingkirkan rasa bosan maka anda tidak akan mengalami kesehatan mental yang buruk.

Masalah Hati

Radiasi yang dipancarkan oleh ponsel sangat berbahaya bagi kesehatan jantung. Ponsel dapat memancarkan elektromagnetik yang menyebabkan oksidasi serta membuat membran sel menjadi lemah.

Sebuah studi mengatakan, radiasi yang dipancarkan oleh perangkat nirkabel, termasuk ponsel dapat memicu penyimpangan jantung. Juga dapat membawa dampak negatif terhadap orang-orang yang menderita masalah jantung iskemik karena mengubah aktivitas electrocardiographic.

Hal ini juga menunjukan bahwa menggunakan ponsel dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Anda sebaiknya menjaga ponsel anda agar tidak berdekatan dengan jantung anda serta orang-orang yang menggunakan alat pacu jantung juga harus mengikuti aturan ini secara ketat.

Gangguan Tidur

Jika anda menggunakan ponsel terlalu sering pada malam hari, itu akan membuat anda tidak bisa tidur. Cahaya yang terpancar dari ponsel anda akan mempengaruhi ritme sirkadian tubuh anda dan merangsang hormon untuk tetap waspada.

Jika anda membiarkan ponsel anda ditempat tidur, anda akan cenderung terbangun di tengah malam ketika ponsel anda bergetar atau berdering.

BMC melakukan survei terhadap orang dewasa pada usia 20-24 membuktikan bahwa gangguan tidur terjadi akibat kelebihan bermain ponsel di malam hari. Begitu juga tidur dengan layar televisi yang masih hidup.

Anak-anak mampu menyerap radiasi lebih cepat dibanding orang dewasa. Oleh karena itu, orangtua dianjurkan untuk membatasi penggunaan ponsel pada anak-anak mereka.

Berikut adalah beberapa tips tambahan yang bisa anda ikuti untuk mencegah bahaya radiasi ponsel:

  • Menggunakan speaker atau handsfree saat anda menelepon seseorang untuk menjaga agar ponsel tidak berada dekat pada telinga.
  • Meminimalkan percakapan melalui ponsel, gunakan telepon rumah jika anda ingin melakukan percakapan yang panjang. Telepon rumah lebih aman daripada ponsel
  • Membatasi telepon dan sms sebisa mungkin. Namun, jika anda harus mengirim sms maka pastikan anda duduk tegak dan pastikan layar ponsel anda tidak terlalu dekat pada mata.
  • Membatasi penggunaan ponsel saat berada di daerah terpencil atau saat bepergian
  • Jangan gunakan ponsel saat berada di dalam lift
  • Jauhkan ponsel dari anda, ketika tidur pada malam hari atau kalau perlu aktifkan modus pesawat
  • Jangan menggunakan ponsel saat dicharger.