Benarkah Kopi Hijau Bisa Untuk Diet?

March 2, 2018

Menurunkan berat badan bagi sebagian orang sangat sulit. Karena itu banyak yang berpaling mencoba beberapa suplemen untuk menurunkan berat badan secara instan. Tapi tidak semua suplemen penurun berat badan itu bagus lho.

Oleh karena itu semakin menjamurnya berbagai suplemen berat badan yang mengklaim mampu menurunkan berat badan bahkan hanya dalam waktu 1 minggu. Terutama di online-online shop yang bahkan tidak diketahui dimana suplemen tersebut diproduksi.

Apakah anda salah satu yang pernah mencobanya?

Nah searang, Ekstrak biji kopi hijau adalah salah satu suplemen penurun berat badan paling populer di dunia. Mengandung zat yang disebut asam klorogenat, yang diyakini bertanggung jawab atas efek penurunan berat badan.

Apa Itu Kopi Hijau?

Biji kopi hijau pada dasarnya adalah Biji kopi yang tidak dibakar. Biji kopi secara alami berwarna hijau, tetapi biasanya dibakar dulu lalu dijual ke konsumen. Proses inilah yang membuatnya berwarna cokelat.

Biji kopi kaya akan antioksidan dan senyawa aktif secara farmakologi. Dua senyawa yang paling penting adalah kafein dan asam klorogenat. Asam klorogenat diyakini menjadi bahan aktif paling utama dalam biji kopi hijau, yaitu zat yang memberi efek penurunan berat badan.

Sebagian dari asam klorogenat akan hilang ketika kopi dibakar. Karena hal inilah kenapa kopi biasa tidak memiliki efek yang sama denga biji kopi hijau.

Bagaimana Mekanisme Ekstrak Kopi Hijau Bekerja?

Ekstrak biji kopi hijau mengandung beberapa kafein. Beberapa studi menunjukan bahwa kafein dapat meningkatkan metabolisme hingga 3-11 persen.

Bahan aktif utama dari biji kopi hijau adalah asam klorogenat, hal ini dapat mengurangi penyerapan karbohidrat dari saluran pencernaan, yang dapat menurunkan gula darah dan lonjakan insulin.

Penelitian lain menunjukan bahwa asam klorogenat dapat mengurangi berat badan, mengurangi lemak yang diserap dari makanan, mengurangi lemak yang disimpan di hati dan meningkatkan fungsi hormon pembakaran lemak adiponektin.

Penelitian Yang Telah Dilakukan

Sudah ada beberapa penelitian pada manusia mengenai ekstra biji kopi hijau. Studi ini disebut uji coba terkontrol secara acak, yang merupakan standar pecobaan pada manusia.

Salah satu penelitian dilakukan pada 30 orang yang memiliki kelebihan berat badan dan dilakukan tes selama 12 minggu. Dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok pertama mengkonsumsi kopi instan biasa, sementara kelompok lain mengkonsumsi ekstrak biji kopi hijau 200mg.

Kedua kelompok tidak ada yang mengubah kebiasaan makan ataupun olahraga. Grafik ini menunjukan perubahan berat badan pada dua kelompok, dari 0-12 minggu.

Kelompok yang mengkonsumsi ekstra biji kopi hijau kehilangan berat badan sekitar 5,4 kg, sementara kelompok lainnya hanya kehilangan berat badan sekitar 1,7 kg. Persentase lemak tubuh juga turun menjadi 3,6 persen pada kelompok yang mengkonsumsi ekstra biji kopi hijau, dan yang lainnya hanya 0,7 persen.

Fakta Atau Mitos

Apakah ekstra kopi hijau benar-benar dapat menurunkan berat badan? Beberapa penelitian pada manusia memang menunjukan bahwa ekstra kopi hijau memiliki potensi untuk membantu penurunan berat badan.

Tapi efek penurunan badan ini kecil dan butuh penelitian yang lebih lanjut.

Efek Samping, Dosis, Dan Cara Menggunakannya

Efek samping yang negatif dari  ekstrak biji kopi hijau sama dengan kopi biasa karena masih mengandung kafein. Efek samping umum dari kafein adalah:

  • Sakit perut
  • Peningkatan denyut jantung
  • Sering buang air kecil
  • Masalah tidur
  • Kegelisahan
  • Kecemasan.

Ketika anda mengkonsumsinya dalam jumlah yang banyak maka bisa mengakibatkan detak jantung yang berdebar cepat, serta anda juga harus berhati-hati terhadap kandungan asam klorogenat yang memiliki efek pencahar dan menyebabkan diare.

Beberapa orang mungkin akan menimbulkan reaksi alergi, jika anda alergi terhadap kopi sebaiknya hindari juga ekstrak biji kopi hijau ini. Kopi hijau juga belum terbukti aman untuk ibu hamil atau ibu yang menyusui dan tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak.

Saat ini ada studi yang menentukan dosis optimal mengkonsumsi ekstrak biji kopi hijau, yaitu mulai dari 120-300 mg asam klorogenat. Tergantung kandungan asam klorogenat yang terdapat dalam suplemen, ini berkisar dari 240-3000 mg ekstrak biji kopi setiap hari.

Lebih baik anda mengikuti petunjuk dosis pada botol. Direkomendasikan secara umum untuk mengkonsumsinya, 30 menit sebelum makan.

Apa Yang Harus Diperhatikan?

Karena biji kopi hijau sangat populer, Federal Trade Commision (FTC) dan Food and Drug Administration merekomendasikan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dan hati-hati dalam menggunakan suplemen.

Anda harus waspada terhadap produk yang mengklaim bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat tanpa harus mengubah kebiasaan anda.

Seperti kebanyakan suplemen alami lainnya, biji kopi hijau juga dipasarkan sebagai solusi alami untuk menurunkan berat badan. Istilah “alami” tidak selalu berarti produk tersebut aman, masih bisa ditambahkan bahan-bahan lain yang tidak alami.

Jika anda berpikir untuk mencoba ekstrak biji kopi hijau sebagai bagian dari rencana untuk menurunkan berat badan anda, pastikan suplemen tersebut diproduksi diperusahaan yang aman.

Perlu juga untuk mendiskusikannya dengan dokter anda, terutama jika anda mengalami kondisi seperti tekanan darah tinggi atau diabetes.

Hal Lain Yang Bisa Menurunkan Berat Badan

Penurunan berat badan jangka panjang adalah tentang melakukan dan mempertahankan gaya hidup sehat. Ekstrak biji kopi hijau memang bisa membantu, tapi banyak para ahli mengatakan bahwa tidak ada yang lebih baik kecuali menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan untuk memotong asupan kalori harian sebanyak 500-1000 kalori dan melakukan olahraga atau aktivitas fisik selama 60-90 menit setiap minggu.