Donor Darah Dapat Memberikan Manfaat Kesehatan Penting Ini lho!

January 24, 2018

Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk stok darah yang kemudian digunakan untuk transfusi darah. Transfusi darah berlangsung setiap hari yang menyelamatkan kehidupan banyak orang di seluruh dunia.

Ada alasan mengapa organisasi kesehatan dunia menggambarkan donor darah sebagai “hadiah paling berharga yang bisa diberikan seseorang kepada orang lain”. Satu sampel darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa.

Menyumbangkan darah dapat membantu dalam mengobati pasien yang menderita kanker, gangguan pendarahan, anemia kronis dikaitkan dengan kanker, anemia sel sabit, dan lainnya. Hal ini penting untuk mengetahui bahwa darah manusia tidak dapat diproduksi, manusia adalah satu-satunya sumber dan itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk menyumbangkan darah dan membantu mereka yang membutuhkannya.

Namun, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi si penerima darah saja. Pendonor juga akan mendapatkan sejumlah manfaat. Berikut manfaat kesehatan penting yang dialami saat seseorang mendonorkan darahnya.

 

1. Darah Dapat Mengalir Lebih Baik

Jika darah memiliki kekentalan tinggi atau perlawanan terhadap aliran darah maka dia akan mengalir seperti tetesan. Donor darah dapat membantu darah mengalir dengan cara yang tidak merusak lapisan pembuluh darah dan dapat menyebabkan penyumbatan arteri yang lebih sedikit. American Journal of Epidemiology menemukan bahwa donor darah 88% dapat mengurangi risiko untuk menderita serangan jantung.

Orang-orang yang menyumbangkan darah mengalami manfaat kesehatan mental, karena mengetahui bahwa mereka telah membantu orang lain. Mengetahui bahwa sumbangan darah mereka dapat menyelamatkan tiga nyawa maka akan memberikan banyak rasa kepuasan yang kuat.

2. Mendapatkan Mini Check Up

Donor darah adalah salah satu cara untuk mendapatkan tes darah secara gratis. Sebelum anda mendonorkan darah, pertama-tama anda harus menyelesaikan tes fisik seperti mengukur suhu badan, denyut nadi, tekanan darah dan tingkat hemoglobin untuk mengetahui apakah anda cukup sehat untuk memberi darah dan apakah anda memiliki masalah tekanan darah atau infeksi.

Setelah darah anda dikumpulkan, lalu dikirim ke lab dan akan menjalani 13 tes yang berbeda, untuk memastikan darah anda aman saat diberikan kepada orang lain. Jika terdapat penyakit menular seperti HIV maka anda akan segera diberitahu.

3. Kadar Zat Besi Seimbang

Orang dewasa yang sehat biasanya memiliki 5 gram zat besi di tubuh mereka, sebagian besar ada di sel darah merah tetapi juga ada di sumsum tulang. Ketika anda menyumbang satu unit darah, anda akan kehilangan sekitar seperempat gram dari zat besi . Ini adalah hal yang baik, karena memiliki terlalu banyak zat besi tidak baik bagi pembuluh darah.

Statistik menunjukkan bahwa penurunan jumlah zat besi pada orang sehat dalam jangka panjang bermanfaat bagi pembuluh darah mereka dan penyakit yang berhubungan dengan kelainan pada pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke.

Donor darah secara teratur dapat membantu dalam mengurangi zat besi overload. Pastikan bahwa pendonor memenuhi kriteria kelayakan donasi darah standar. Namun, jika anda mengalami anemia, suatu kondisi dimana tubuh anda tidak memiliki sel darah atau hemoglobin yang cukup, maka sebaiknya anda tidak mendonorkan darah sampai anda sembuh dari anemia.

4. Membakar Kalori

Selama proses donor darah rata-rata kalori yang terbakar mencapai 650 kalori. Untuk alasan ini, pendonor harus memenuhi berat minimum dan persyaratan umur sebelum mendonorkan darah sekaligus untuk memastikan mereka dapat memberikan darah dengan aman.

Sebagai contoh, Palang Merah merekomendasikan bahwa pendonor setidaknya berusia 17 tahun dan berat minimum 45kg. Tubuh menggantikan volume darah yang disumbangkan dalam waktu 48jam, karena gelombang dalam darah baru memungkinkan otot dan organ tubuh berfungsi secara lebih efektif.

5. Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Penumpukan zat besi yang berlebihan di tubuh dapat membahayakan kesehatan jantung. Menyumbangkan darah dapat membantu orang-orang yang mengkonsumsi makanan kaya akan zat besi membatasi pembentukan dan oksidasi zat besi dalam tubuh, yang dikaitkan dengan serangan jantung dan stroke.

Penelitian menunjukan bahwa donor darah dikaitkan dengan resiko lebih rendah terhadap masalah serangan jantung diakibatkan zat besi berkurang dalam tubuh. Ini juga membuktikan bahwa donor darah secara teratur memiliki persentse lebih kecil kemungkinannya terkena resiko serangan jantung daripada yang tidak mendonorkan darah.

Berbuat baik untuk orang lain adalah salah satu cara untuk hidup lebih lama. Sebuah studi di psikologi kesehatan menemukan bahwa orang yang sukarela untuk alasan altruisme yaitu perhatian terhadap kesejahteraan orang lain tanpa memperhatikan diri sendiri maka secara signifikan mengurangi resiko kematian empat tahun lebih lama dibanding orang yang hanya mementingkan diri sendiri.

Manfaat kesehatan dari menyumbangkan darah itu bagus, bahkan sumbangan dari anda mampu menyelamatkan kehidupan orang lain. Kebutuhan akan darah selalu ada, yuk mulai dari sekarang ikut berpartisipasi untuk mendonorkan darah anda.