Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Mencuci Buah Dan Sayuran

February 20, 2018

Ketika anda sedang menyiapkan makanan, terkadang muncul kekhawatiran apakah makanan yang disediakan tersebut benar-benar bersih. Anda tidak tahu dimana makanan tersebut berasal, juga ada tidak tahu apa yang telah terjadi sebelum anda mengambilnya di pasar.

Buah-buahan segar dan sayuran yang anda beli di supermarket mungkin terlihat bersih, tapi kemungkinan adanya kontaminasi bakteri dan kotoran yang tersembunyi.

Mari kita pelajari segala sesuatu yang perlu anda ketahui bagaimana cara mencuci buah dan sayuran, tidak peduli dari mana datangnya untuk memastikan anda menjaga keluarga anda tetap aman.

Apakah Harus Mencuci Semuanya?

Pernah mengambil sebuah apel untuk cemilan tanpa mencuci? Hampir semua orang menyukai buah apel. Karena kulit yang halus dan bersih jadi kenapa harus dicuci? Mungkin anda pernah berpikir seperti itu.

Setiap tahun, data dari FDA dan USDA menemukan kosentrasi tertinggi residu pestisida dalam daftar buah-buahan dan sayuran, dan EWG mencatat ribuan sampel yang telah diuji, beberapa masih positif mengandung pestisida bahkan setelah dicuci dan dikupas.

Beberapa buah seperti strawbery, apel dan persik memiliki residu pestisida hingga 98 persen. Bahkan lebih mengejutkan lagi bahwa cabe dan berdaun hijau telah tercemar dengan insektisida tidak hanya berbahaya bagi hama tapi juga bagi manusia.

Berarti buah-buahan yang terlihat bersih sekalipun masih berkemungkinan terdapat beberapa jenis pestisida. Itulah sebabnya mencuci sampai benar-benar bersih adalah hal yang sangat penting.

Bersihkan Permukaannya Terlebih Dulu

Hal ini sangat mudah untuk diabaikan, sesuai pedoman dari The University of Maine, Anda harus selalu membersihkan semua peralatan dalam proses membersihkan bahan-bahan makanan. Memastikan mencuci permukaan buah-buahan sampai bersih dan mengupas kulit luarnya, langkah mudah untuk membuang bakteri.

Ketika anda telah menjaga semua peralatan anda benar-benar bersih, anda harus tahu bahwa saat mengiris buah-buahan dan sayuran dapat terjadi pemindahan bakteri dari kulit ke daging buah.

Cara terbaik bukan hanya membersihkan peralatannya saja tapi mencuci bagian buah dan sayuran dengan air panas sebelum memotong, Termasuk mencuci tangan anda, setidaknya 20 detik dengan air hangat dan sabun.

Kenapa Anda Harus Menunggu Untuk Membersihkan?

Mencuci buah-buahan dan sayuran dilakukan untuk menghentikan terjadinya penyebaran bakteri dan untuk menghilangkan residu apapun yang berkembang sehingga kotoran atau bakteri ada di dalam kulkas anda. Tetapi jika anda ingin mencuci buah dan sayuran anda ketika sampai dirumah sebaiknya anda harus menunggu.

Mencuci langsung sebelum disimpan sebenarnya bisa lebih berbahaya, karena akan menciptakan kelembaban lingkungan yang sempurna untuk bakteri tumbuh, juga mempercepat proses makanan anda membusuk.

Buah dan sayuran yang telah dijual di pasar sebagaian besar telah dihilangkan kotorannya dengan dilakukan pencucian sepintas. Untuk menjaga produk tetap segar dalam waktu tertentu, anda hanya perlu mencucinya saat akan dikonsumsi.

Jika anda tidak tahan dan tetap ingin membersihkannya, sebaiknya tunggu hingga benar-benar kering sebelum disimpan.

Mencuci Ulang Salad Dan Selada

Sebuah kantong salad besar merupakan pilihan sehat, terutama saat anda memerlukan sesuatu yang cepat dan sehat dengan rutinitas pagi yang padat dan tidak mempunyai cukup waktu untuk mempersiapkan bekal makan siang.

Sebagian besar bungkus salad dilabeli dengan triple pencucian dan siap langsung dimakan, tapi tidak ada salahnya jika anda tetap mencuci ulang untuk menjaga kebersihannya.

Menurut FDA, mencuci ulang tidak hanya diperlukan, tetapi untuk mengatasi kemungkinan makanan terkontaminasi potensial lainnya dengan mencoba mencuci kembali.

Makanan yang diberi label siap langsung makan biasanya dipersiapkan dan dikemas dalam fasilitas yang diatur oleh pihak berwenang yang telah disetujui dan dipastikan aman dan sanitasi.

Mengapa Anda Perlu Mencuci Produk Organik?

Produk organik memiliki reputasi lebih aman dan sehat bagi anda, tapi jika anda tahu dengan peraturan yang mengatur produk organik dan metode yang digunakan untuk pertumbuhannya, bahwa masih ada penggunaan pestisida pada beberapa buah dan sayuran.

Produk organik masih dapat terkontaminasi pestisida, itu terjadi ketika standar panen yang ditanam di dekatnya dan unsur-unsur tersebut menyalurkan bahan kimia ke dalam bidang organik. Meskipun ini seharusnya tidak terjadi, tetapi secara teknis masih bisa.

Produk organik dapat juga terkena bakteri yang membuat anda sakit, karena masih terkena unsur-unsur, tanah dan potensi kontaminan sehingga anda harus mencucinya.

Apa Yang Dihasilkan Dengan Mencuci Menggunakan Produk Pembersih?

Anda mungkin sering melihat beberapa produk yang bisa dipakai untuk mencuci buah dan sayuran. Mungkin anda berpikir apakah produk ini lebih baik daripada mencuci dengan air biasa?

Departemen Ilmu Makanan dan Human Nutrition di University of Mine melihat seberapa baik beberapa produk tersebut dan apakah dapat menyingkirkan bakteri yang dikaitkan dengan beberapa penyebab penyakit.

Mereka menemukan bahwa sama dengan mencuci air biasa dalam kemampuan menyingkirkan bakteri dan mikroba. Perendaman yang dilakukan selama 1-2 menit memiliki efek yang sama saat dilakukan pada air biasa.

Sebaiknya simpan uang anda daripada membeli produk ini, karena anda cukup mencuci sampai bersih menggunakan air biasa.

Solusi Pembersih Rumahan

Jika anda masih ragu bahwa mencuci dengan air biasa apakah akan mampu untuk menghilangkan semua kuman dan bakteri yang ada pada buah dan sayuran. Nah berikut ada beberapa hal yang bisa anda coba, tapi tidak semuanya cukup efektif.

Untuk anda yang kesulitan mencuci sayuran berdaun hijau dan sayuran yang memiliki celah-celah yang sulit untuk dibersihkan seperti brokoli atau kembang kol, anda bisa menggunakan cuka.

Rasionya adalah setengah cangkir cuka dan dua cangkir air, bisa dengan cara disemprotkan atau dicelupkan kedalam. Tapi anda harus tahu jika anda membilas secara keseluruhan mungkin akan sedikit mengubah tekstur dari buah dan sayuran anda.

Cuka sangat efektif membasmi bakteri salmonella, anda juga bisa menggunakan baking soda.

Membersihkan Daun Hijau

Kesulitan dalam mencuci sayur berdaun hijau dikarenakan terdapat pasir dan tanah diantara celah-celah dan lipatan daun. Untuk membuatnya benar-benar bersih patahkan daun dan rendam dalam sebaskom air.

Remas pelan-pelan untuk membantu membuang pasir pada daun lalu biarkan beberapa menit agar kotoran mengendap kebawah.

Lalu ambil daun dari permukaannya saja, jika anda melihat banyak kotoran yang mengendap dibawah, maka ulangi pencucian sampai air benar-benar bersih.

Mencuci Buah Yang Lembut

Ketika ingin mencuci buah-buahan seperti berries, maka biasanya anda hanya akan merendamnya saja. Tapi ada cara yang lebih baik, yaitu dengan menempatkan buah dalam saringan dan bilas di bawah air yang mengalir.

Anda tentu tahu berries sangat lembek dan mudah hancur, dengan metode sederhana ini buah tidak hanya akan bersih tetapi juga menjaganya agar tidak rusak.

Anda juga bisa memasukannya kedalam kulkas selama 1 jam atau lebih sebelum mencucinya, maka tekstur buah tersebut akan mengeras dan memudahkan anda untuk mencucinya secara keseluruhan.

Beberapa Tips Tambahan

Berikut beberapa pedoman umum yang dapat anda gunakan untuk menyimpan buah-buahan dan sayuran.

  • Anda bisa menggunakan kuas untuk membersihkan kotoran sebelum dipotong, untuk buah yang memiliki kulit luar yang keras seperti melon dan mangga
  • Gunakan sikat untuk kulit yang lebih halus seperti apel dan paprika agar membuatnya lebih bersih.
  • Selalu mencuci sebelum memotong dan jika memiliki lapisan luar seperti kubis maka lebih baik untuk membuang lapisan luar tersebut sebelum dicuci
  • Sayuran dengan batang seperti seledri, anda harus memotongnya baru dicuci.
  • Untuk sayuran seperti asparagus, brokoli dan bayam, rendam selama 2 menit, kemudian bilas selama 15 detik.