Hal-Hal Yang Seharusnya Tidak Dilakukan Oleh Orangtua Terhadap Anak

February 8, 2018

Sebagai orangtua anda pasti ingin menjadi orangtua yang hebat untuk anak anda. Tapi kadang tidak semua tindakan yang anda lakukan adalah hal yang terbaik untuk anak anda.

Sekarang waktunya anda untuk mengevaluasi diri dan berhenti melakukan hal-hal berikut ini terhadap anak-anak anda.

Melakukan Segala Sesuatu Untuk Anak Anda

Anda mungkin melakukan beberapa hal untuk anak anda, sehingga tanpa sadar ternyata anda malah melakukan semua hal untuk anak-anak anda. Cara terbaik untuk membesarkan anak-anak agar tidak bergantung kepada orang lain adalah dengan memberi mereka waktu untuk bebas menjadi diri sendiri.

Jadi ketika anak anda mencoba menuangkan susu ke dalam gelas lalu tumpah ke meja, pada saat itu anda tidak membantunya untuk melakukan cara menuang yang benar, maka anak anda akan belajar banyak dari hal-hal yang mereka coba sendiri.

Bertengkar Tentang Hal-Hal Kecil

Anda tidak dapat menang dalam setiap pertengkaran dan seharusnya anda tidak mencobanya. Jadilah orangtua yang bijaksana dalam mengasuh anak. Jangan meributkan hal-hal sepele yang tidak penting.

Ketika anda selalu meributkan hal-hal sepele, maka anak anda akan kehilangan rasa hormat terhadap anda sehingga dia tidak akan peduli lagi jika anda marah.

Tidak Memberikan Tanggung Jawab

Kadang anda berpikir “ah mereka masih anak-anak tidak perlu ada tanggung jawab, mereka hanya perlu main saja” ini adalah pemikiran yang salah. Sebaiknya anak sudah diajarkan dari kecil soal tanggung jawab. Bahwa apa yang mereka lakukan akan memiliki konsenkuensi masing-masing.

Anda bisa mengajarkannya dengan memberi tugas sesuai usia mereka, jika mereka tidak melakukannya maka akan ada sanksi. Buatlah semenarik mungkin, jangan sampai membuat anak anda ketakutan.

Hal ini akan membantunya agar menjadi orang yang bertanggung jawab ketika dia tumbuh dewasa, tentu saja ini baik untuk anak anda dan juga untuk anda.

Memberi Jadwal Yang Padat

Sebagian orangtua banyak memaksa anaknya untuk mengikuti banyak les tambahan yang terkadang tidak disukai oleh anaknya. Seperti les tari, alat musik, olahraga dan berbagai mata pelajaran tambahan lainnya.

Dengan jadwal yang padat, mereka tidak memiliki waktu bermain lagi sehingga akan mengakibatkan anak menjadi depresi.

Menghabiskan Banyak Waktu Terhadap Gadget

Sudahkah anda meletakkan gadget untuk menghabiskan banyak waktu bersama anak anda? Seberapa sering anda mengabaikan anak anda di saat bermain gadget?

Anda bisa mengatasinya dengan membuat zona bebas gadget di rumah, sehingga bisa menghabiskan banyak waktu untuk anak serta anggota keluarga lainnya.

Berpikir Bahwa Anda Harus Menghabiskan Waktu Selama 24 Jam Bersama Mereka

Menikmati waktu berkualitas bersama keluarga terutama anak-anak memang baik, tapi tentu anda tidak bisa bersama anak anda secara terus menerus. Beri waktu untuk membiarkan mereka bermain sendiri dan juga bermain dengan teman-temannya.

Jika anda merasa khawatir anda bisa mengawasinya dari jauh dan anda juga bisa sambil menyiapkan bebrapa cemilan sehat untuk mereka.

Terlalu Memanjakan Anak

Sebagai orangtua tentu anda akan memberikan apa saja yang diminta oleh anak anda selagi dalam batas kemampuan anda. Tapi terlalu memanjakan dengan memberi apapun yang mereka mau tanpa memberi batasan, itu akan merusak mereka.

Mereka tidak akan pernah belajar bagaimana menghargai sesuatu, karena apapun keinginan mereka selalu terpenuhi tanpa harus menunggu atau bersusah payah untuk mendapatkannya.

Anda harus tau kapan mengatakan “tidak” dengan tegas kepada anak anda, ajarkan kepada mereka bahwa tidak semua hal yang diinginkan selalu mereka dapatkan, terkadang butuh usaha dan pengorbanan.

Mengabaikan Prilaku Buruk

Ketika anak-anak anda saling bertengkar atau mungkin bertengkar dengan temannya dan menggunakan kata-kata serta prilaku yang kasar sebaiknya jangan anda diamkan dengan menganggap bahwa mereka masih anak-anak.

Berikan mereka pengertian bahwa kata-kata yang mereka ucapkan tadi sangat tidak pantas, serta prilaku yang kasar itu tidak baik dan untuk tidak mengulanginya di lain waktu. Ajarkan anak anda bagaimana cara mengatur emosi serta menyelesaikan permasalahan dengan baik yang mudah dipahami mereka.

Tidak konsisten Atas Kedisiplinan Yang Diterapkan

Ketika anda menerapkan suatu aturan baru di rumah, maka anda harus konsisten terhadap sanksi yang harus dikenakan bagi siapa saja yang melanggar. Tetapi ketika hal ini tidak dijalankan secara konsisten maka anak-anak akan bingung dan tidak dapat mengambil pelajaran berharga dari hal ini.

Membiarkan Anak Bergaul dengan Lingkungan Yang Salah

Anda tentu senang melihat anak anda mudah untuk bersosialisai dan memiliki banyak teman. Tapi anda harus memperhatikan siapa saja yang menjadi teman-teman anak anda terlebih lagi yang menjadi teman dekatnya.

Anda wajib waspada karena faktor lingkungan sangat cepat mempengaruhi anak anda. Sebaiknya anda telah memberikan arahan kepada anak-anak anda bagaimana memilih teman yang baik dan memberikan banyak contoh dampak buruk yang akan terjadi padanya jika dia memilih lingkungan dan teman yang salah.

Memaki Anak

Masing-masing anak memiliki karakter yang berbeda-beda dari yang pendiam hingga yang super aktif. Ketika salah satu anak anda membuat kekacauan di ruang tamu, sementara yang lain membuat kamar berantakan maka secara tidak langsung anda akan memaki mereka.

Tahukah anda dengan meledaknya anda di depan anak-anak itu bukanlah sebuah solusi yang baik. Temukan cara yang lebih baik, misalnya ajak mereka berbicara lalu dilanjutkan dengan mengajak mereka untuk membersihkan ruangan bersama-sama. Tentu saja ini akan menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Berusaha Mencoba Membesarkan Anak-anak Yang Sempura

Anak-anak anda bukanlah seorang yang sempurna begitu juga dengan anda, jadi jangan terpaku dan berusaha menjadikannya sebagai anak yang sempurna.

Hal ini akan memberikan mereka banyak tekanan atas semua tuntutan anda pada mereka. Pada akhirnya akan membuat mereka menjauh bahkan mulai untuk membenci anda.

Membuat Makanan Yang Mereka Tidak Suka

Sayur? Benar sekali, banyak anak-anak tidak menyukai sayur padahal anda tau bahwa sayur sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Tapi anda tidak boleh memaksa mereka untuk memakannya, apalagi jika mereka selalu memuntahkan setiap sayuran yang anda berikan kepada mereka.

Anda bisa mencari cara lain, agar anak anda mau memakan sayuran dan bahkan mungkin mulai menyukainya. Membuat berbagai olahan makanan yang menarik bagi anak-anak dengan berbahan dasar sayuran akan membuat mereka tertarik untuk mencobanya.

Memberi Pujian Yang Berlebihan

Anak-anak anda sangat mengaggumkan, anda perlu memujinnya sekali-sekali untuk membuat dirinya merasa berharga. Tapi memuji anak anda secara berlebihan tentu sangat tidak baik karna akan merubah mereka menjadi seorang yang narsis bahkan mereka akan gampang merendahkan orang lain.

Menurut sebuah studi dari Ohio State University, mengatakan bahwa memuji usaha yang dilakukan anak anda lebih efektif daripada memuji bakat mereka.

Tergantung Pada Alat Elektronik

Tablet dan video game mampu mengalihkan perhatian anak anda dan bisa membuatnya tenang seketika. Namun, video game dapat mengakibatkan kecanduan pada anak-anak, sehingga mereka akan lupa waktu, lupa makan dan lupa istirahat.

Sebagai orangtua anda harus membatasi pemakaian alat-alat elektronik pada anak anda khususnya video game. Di lain waktu Anda bisa membawanya bermain yang memerlukan latihan fisik seperti bermain bola atau membuat beberapa kerajinan yang juga dapat melatih kemampuan otak.

Melanjutkan Cita-cita Anda Kepada Anak-anak

Dulu mungkin anda pernah bercita-cita ingin menjadi seorang aktris, penari atau bintang olahraga, tapi tidak tercapai, dan sekarang anda memiliki anak-anak dan ingin anak anda bisa melanjutkan cita-cita anda dulu.

Anda berusaha melibatkan anak anda untuk ikut berbagai kegiatan yang berhubungan dengan cita-cita anda, kalau anak anda menyukainya tentu itu tidak menjadi masalah. Tetapi anak anda mempunyai impiannya masing-masing jika mereka tidak bisa melakukan apa yang anda inginkan jangan paksa mereka.

Anda harus berbesar hati untuk mendukung apa yang menjadi minat anak anda.

Memperlakukan Anak-anak Seperti Orang Dewasa

Anak-anak bukanlah orang dewasa yang terperangkap dalam tubuh yang kecil. Mereka hanya anak-anak yang tumbuh belajar dan mencoba lebih memahami tentang diri mereka sendiri setiap hari. Mereka berpikir dan bertindak seperti anak-anak.

Maka jangan perlakukan mereka seperti orang dewasa, inilah kesalahan yang banyak dilakukan oleh orangtua. Anda hanya perlu mengawasi dan memberikan mereka arahan jika mereka berbuat kesalahan.

Membandingkan Anak Anda Dengan Anak Orang Lain

Kenapa kamu tidak bisa menjadi juara 1 seperti dia? Seberapa sering anda membandingkan anak anda dengan anak tetangga, ntah itu dibidang prestasi atau hal lainnya. Tidak adil membandingkan anak anda dengan anak orang lain bahkan dengan kakak atau adiknya sendiri.

Ini akan mengakibatkan persaingan atau dendam yang tidak sehat diantara mereka. Karena tidak ada seorangpun yang suka dibandig-bandingkan dengan orang lain. Terutama anak-anak, mereka masih dalam tahap pencarian jati diri.