Manfaat Biji Labu Untuk Kesehatan

April 19, 2018

Biji labu sering juga disebut pepitas yang merupakan biji hijau lonjong datar yang ditutupi oleh cangkang eksternal berwarna putih kekuningan. Biji labu telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati ginjal, kandung kemih dan gangguan prostat selama berabad-abad hingga sekarang.

Nah, tanpa berlama-lama berikut beberapa manfaat dari biji labu yang bisa anda manfaatkan untuk kesehatan anda.

1. Mengandung Berbagai Antioksidan

Antioksidan dapat melindungi sel-sel dari kerusakan radikal bebas dan dengan demikian akan menghambat peradangan. Seperti beberapa penyakit yang mengakibatkan peradangan. Biji labu mengandung beberapa campuran antioksidan seperti vitamin E, senyawa fenolik dan zinc.

Sebagai contoh, ekstrak biji labu dapat menghambat oksidasi dengan membawa enzim lipoxygenase, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh asam fenolik.

Biji labu panggang mengandung berbagai bentuk vitamin E alfa-tocopherol, gamma-tocopherol, delta-tocopherol, alpha-tocomonoenol, dan gamma-tocomonoenol yang lebih bermanfaat bagi anda daripada hanya satu bentuk saja

Meskipun alfa-tocopherol tidak terlalu tinggi, gabungan berbagai bentuk vitamin membuatnya menjadi sumber vitamin E yang baik dan efektif.

2. Mendukung Kesehatan Jantung

Biji labu juga mengandung arginin yang mencegah penebalan arteri dan pembentukkan plak, serta menurunkan tekanan darah dan melindungi jantung dengan baik.

Minyak biji labu menghasilkan nitrit oksida dengan mendorong pembuluh darah untuk berkembang sehingga mencegah penggumpalan darah.

Biji labu juga dapat menurunkan kolesterol jahat yang merupakan ancaman bagi jantung. Hal ini dikarenakan kandungan asam lemak esensial.

3. Menjaga Diabetes Tetap Terkendali

Penelitian menunjukkan bahwa biji labu memiliki sifat untuk menurunkan gula darah. Senyawa trigonelline, asam nikotinat, dan D-chiro-inositol dalam biji labu bertanggung jawab untuk mengontrol glikemik.

Dengan demikian, biji labu dapat digunakan sebagai alat yang ekonomis untuk menjaga kadar gula darah bagi penderita diabetes.

4. Menghambat Penuaan Kulit

Biji labu sumber yang kaya akan asam lemak esensial omega-3 dan omega-6 yang dibutuhkan oleh tubuh dimana tubuh tidak dapat memproduksi keduanya.

Semakin banyak asam omega-6 atau linoleat yang Anda konsumsi, maka semakin kecil kemungkinannya untuk kulit Anda kering atau rusak oleh matahari. Biji labu, menunjukkan potensi untuk menunda terjadinya penuaan.

5. Mengontrol Rambut Rontok

Kebotakan mempengaruhi 7 dari 10 laki-laki, terutama yang telah berusia lebih dari 50 tahun. Alopesia androgenetik (kebotakan umum) terus menjadi kekhawatiran di masyarakat.

Dalam sebuah penelitian, 400 mg kapsul minyak biji labu yang dikonsumsi setiap hari oleh 76 pria yang menderita kebotakan umum pada bulan ke 6, terjadi pertumbuhan rambut yang meningkat hingga 30%.

Hal ini mungkin terjadi karena efek dari pitosterol, yang setara dengan kolesterol manusia dalam membran sel tanaman. Pitosterol menghambat enzim  reduktase dalam folikel rambut.

6. Membantu Tidur Lebih Baik

Labu adalah sumber yang kaya akan triptofan, seng dan magnesium yang semuanya mampu meningkatkan kualitas tidur.

Mengkonsumsi sekitar 1 gr triptofan dalam sehari dapat membantu anda tertidur lebih cepat dan lebih nyenyak. Untuk mendapatkan dosis yang cukup dari triptofan anda harus makan sekitar 200 gr biji labu setiap hari.

Biji labu masing-masing mengandung sekitar 10% seng. Seng memfasilitasi konversi triptofan menjadi serotonin dan melatonin, yaitu hormon tidur.

Magnesium memainkan peran penting dalam sel yang terlibat dalam siklus tidur dan bangun. Penelitian telah membuktikan bahwa suplemen magnesium dapat bermanfaat bagi penderita insomnia. Biji labu merupakan sumber yang baik dari magnesium.

7. Mengurangi Nyeri Rematik

Suplemen minyak biji labu mengurangi peradangan yang disebabkan oleh radang sendi. Campuran kuat dari antioksidan yang menjadi peran utama dalam membantu mengurangi peradangan.

8. Meningkatkan Kualitas Sperma

Azothiopine adalah obat yang digunakan untuk menekan sistem kekebalan tubuh pada pasien yang telah menjalani transplantasi organ atau yang memiliki penyakit autoimun. Ini dapat mempengaruhi jumlah sperma dan menyebabkan kelainan dalam sel-sel sperma.

Konsentrasi seng yang rendah dikaitkan dengan sperma berkualitas rendah dan kemandulan. Biji labu adalah sumber seng yang baik dan memberikan efek positif pada sperma. Pasangan yang berusaha untuk memiliki anak bisa mempertimbangkan untuk meningkatkan asupan biji labu.

9. Memperbaiki Fungsi Kemih

Dalam sebuah penelitian, 10 gr ekstrak minyak biji labu yang dikonsumsi oleh seseorang yang mengalami kandung kemih yang terlalu aktif setiap hari selama 3 bulan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam fungsi kemih. Biji labu menunjukkan pengobatan yang menjanjikan terhadap kandung kemih yang terlalau aktif.

Hiperplasia prostat jinak (BPH) adalah suatu kondisi dimana seorang pria memiliki kesulitan buang air kecil karena kelenjar prostat membesar. Sebuah studi selama setahun dilakukan mengharuskan pria yang menderita BPH untuk mengkonsumsi 320 mg minyak biji labu setiap hari. Dilaporkan gejala BPH membaik dan kualitas hidup yang lebih baik dalam kuartal pertama tahun itu sendiri.

10. Menurunkan Risiko Kanker Tertentu

Ekstrak dari biji labu dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat, payudara, perut dan usus besar. Biji labu dapat mengurangi risiko kanker payudara pada wanita pascamenopause. Ini disebabkan oleh bahan kimia tanaman yang disebut lignan dalam biji labu.

11. Menghilangkan Parasit Usus

Biji labu secara tradisional telah digunakan dalam mengobati cacingan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji labu memiliki senyawa cucurbitine, asam lemak, berberine, dan palmatine yang mempengaruhi penetasan telur cacing, perkembangan larva, dan motilitas cacing dewasa.

Meskipun biji labu tidak secara langsung membunuh cacing usus, namun dapat melumpuhkannya. Cacing ini terhindar dari menempel ke dinding usus selama gerakan usus, agar mereka keluar dari tubuh.

12. Mengurangi Gejala Menopause

Selain mengurangi risiko kanker payudara pada wanita pascamenopause, biji labu juga mengurangi gejala yang parah saat menopause.

Wanita yang mengalami menopause mungkin mengalami sakit kepala dan nyeri sendi. Ini tentu akan mempengaruhi kualitas hidup mereka.

13. Mendorong Penurunan Berat Badan

Kandungan serat tinggi dari biji labu dapat menunda rasa lapar, membantu mengendalikan nafsu makan sehingga membantu penurunan berat badan.

Cadangan nutrisi juga memastikan tubuh Anda cukup fit untuk berolahraga dan bertahan dari latihan yang intens.