Manfaat Kesehatan Dari Selenium Yang Harus Anda Ketahui

April 24, 2018

Selenium merupakan mineral penting dengan sifat antioksidan yang lebih baik untuk kesehatan yang tanpa anda sadari. Jadi anda harus mengkonsumsi makanan yang kaya akan selenium seperti kacang atau daging untuk meningkatkan nutrisi dari asupan makanan ini.

Namun, anda juga harus berhati-hati karena kelebihan selenium juga tidak baik untuk kesehatan. sebaiknya anda mendapatkan selenium melalui makanan atau suplemen yang tidak melebihi batas direkomendasikan.

Berikut beberapa manfaat kesehatan potensial dari kadar selenium yang perlu anda ketahui.

Membantu Melawan Infeksi

Selenium dalam tubuh memiliki peran dalam memelihara kekebalan. Sistem kekebalan tubuh yang bergantung pada mineral seperti selenium mendukung sel darah putih, yang merupakan pertahanan terhadap infeksi di dalam tubuh.

Memiliki tingkat yang direkomendasikan dan menghindari kekurangan, dapat meningkatkan kemampuan sistem Anda untuk melawan penyakit virus seperti infeksi influenza dan HIV. Bahkan bisa membantu meningkatkan efektivitas dari vaksin terhadap infeksi.

Suatu penelitian menyelidiki efek suplementasi selenium dan zink pada orang tua, ditemukan bahwa sistem kekebalan tubuh mereka lebih baik dengan mengambil vaksin untuk flu daripada mereka yang tidak mengambil mineral tambahan ini.

Melindungi Dari Kanker Tertentu

Selenium penting bagi banyak fungsi dalam tubuh, termasuk fungsi yang sehat dari sistem kekebalan tubuh dan endokrin. Ini memainkan bagian dalam apoptosis atau program kematian sel dan perbaikan DNA juga merupakan antioksidan.

Semua ini dikombinasikan sehingga memiliki potensi besar dalam perawatan antikanker yang mendapatkan selenium memadai bisa memiliki efek perlindungan terhadap risiko kanker paru-paru, kerongkongan, payudara dan prostat bahkan kanker lambung.

Dalam sebuah penelitian, orang yang mengkonsumsi selenium setiap hari memiliki 42% mengalami kanker lebih rendah daripada mereka yang tidak. Dengan kata lain, sangat mungkin bahwa anda telah mengurangi risiko mengalami kanker hampir setengahnya dengan mengkonsumsi selenium setiap hari.

Namun, ada beberapa risiko yang cukup besar yang terkait dengan asupan tingkat selenium yang sangat tinggi atau berkepanjangan, terutama yang berbentuk suplemen. Jadi butuh penelitian lebih lanjut sebelum Anda mempertimbangkan untuk mengambil dosis tinggi.

Memperlambat Penurunan Kognitif dan Penuaan

Sifat antioksidan juga membuat selenium merupakan tambahan yang baik untuk melawan penuaan. Banyak proses penuaan yang terkait dalam tubuh diakibatkan kerusakan radikal bebas. Sayangnya, ketika anda bertambah tua konsentrasi serum selenium Anda juga akan menurun.

Ini juga mengurangi tingkat selenium yang dikaitkan dengan tingkat kinerja lebih rendah dalam tes neurologis koordinasi dalam populasi lansia. Apakah suplemen selenium benar-benar akan membantu membalikkan atau menghentikan ini, butuh studi lebih lanjut, tetapi hasil awal perlu mendapat perhatian.

Membantu Menahan Perkembangan HIV Menjadi AIDS

Bagi mereka dengan sistem kekebalan tubuhnya terganggu, seperti penderita HIV selenium sangat penting. Efek antioksidan bahkan dapat membantu menghambat virus. Penelitian telah mengungkapkan hubungan antara tingkat yang rendah selenium dengan terjadinya HIV.

Orang-orang yang terinfeksi biasanya memiliki kadar serum selenium lebih rendah. Para peneliti mengatakan adanya hubungan antara kekurangan selenium dalam tubuh dan bagaimana sistem anda berkembang dari HIV menjadi AIDS.

Melindungi Tiroid Dan Kehamilan

Tiroid memiliki jumlah yang lebih besar akan selenium daripada kebanyakan bagaian lain dari tubuh dan ini diperlukan untuk sintesis hormon tiroid dan metabolisme. Para peneliti telah menemukan bahwa volume tiroid dan risiko kerusakan jaringan tiroid serta gondok semuanya berbanding terbalik dengan jumlah selenium dalam darah subjek uji perempuan dengan kekurangan yodium ringan.

Ada alasan lain untuk wanita dengan masalah tiroid agar memperhatikan mineral ini. Ibu hamil dengan tiroid peroksidase antibodi berisiko lebih besar mengembangkan tiroiditis akut pasca melahirkan, tetapi bisa mengkonsumsi selenium untuk membantu melawannya.

Salah satu penelitian menemukan bahwa, wanita hamil dengan antibodi ini yang diberi suplemen selenium setiap hari, risiko tidak hanya tiroiditis pascapartum, tetapi juga hipotiroidisme permanen menurun secara signifikan.

Selenium juga penting untuk kesuburan wanita bahkan ada indikasi bahwa ini dapat membantu mengurangi risiko keguguran pada wanita.

Meningkatkan Kesuburan Pada Pria

Selenium sedang dipelajari dalam kepentingan pada repsoduksi pria dan kesuburan. Mineral diperlukan untuk menjaga motilitas sperma yang normal. Bersamaan dengan antioksidan lain, yang memainkan peran penting dalam menentukan bagaimana tubuh menciptakan protein yang hadir dalam sperma.

Beberapa peneliti bahkan mengusulkan bahwa selenium berbentuk suplemen dapat membantu meningkatkan kesuburan laki-laki pada orang-orang dengan tingkat rendah selenium. Seperti contoh lain dari suplementasi dengan selenium, hati-hati karena tingkat yang sangat tinggi sebenarnya dapat menjadi kontraproduktif dan menghambat motilitas sperma.

Efek Samping Pada Risiko Penyakit Jantung

Selenoproteins yang terbuat dari selenium dalam tubuh memproduksi antiinflamasi dan efek antioksidan serta membantu menjaga kesehatan dengan baik. Ini juga membantu mengekang modifikasi oksidatif lipid dalam tubuh dan mengurangi peradangan, selain mencegah agregasi trombosit.

Suatu hubungan terbalik telah terlihat antara hipertensi dan risiko penyakit jantung koroner serta konsentrasi serum selenium. Namun, hasilnya tersebut tidak umum. Peneliti lain telah menemukan ada hubungan atau bahkan peningkatan risiko ketika tingkat selenium sangat tinggi.

Untuk saat ini, dapatkan tingkat diet yang sesuai dengan yang direkomendasikan mungkin adalah cara terbaik. Tidak ada alasan untuk menyarankan orang yang sehat mengambil suplemen selenium untuk kesehatan jantung yang lebih baik.

Mengambil suplemen selenium bahkan terbukti bermasalah jika Anda sudah mengonsumsi obat penurun kolesterol, suplemen selenium bahkan dapat membuat obat-obatan ini menjadi kurang efektif.

Efek Samping Dan Risiko Diabetes Jika Terlalu Banyak Selenium

Selenium harus diambil hanya dalam jumlah kecil. Jika anda memiliki lebih dari 55 mcg dari yang direkomendasikan sehari untuk orang dewasa, anda akan mendapatkan masalah. Misalnya, mengkonsumsi dalam jumlah yang tingga berkisar 200 mcg per tablet sehari, selama jangka waktu yang lama akan berisiko lebih besar untuk mengembangkan diabetes tipe 2 atau kolesterol tinggi.

Untungnya, angka-angka itu biasanya hanya mungkin jika Anda menggunakan suplemen. Asupan makanan tidak akan mencapai angka tersebut. Secara keseluruhan, pastikan anda tidak melewati 400 mcg bahkan dalam jangka waktu yang pendek.

Tanda-tanda lain bahwa anda mengalami selenium yang terlalu banyak seperti bereaksi terhadap hilangnya kuku jari, kelelahan atau lekas marah, penurunan berat badan dan ruam kulit.

Sumber Makanan Yang Mengandung Selenium

Berikut adalah beberapa cara almai untuk mendapatkan asupan selenium melalui makanan yang mengandung mineral.

  • Kacang brazil
  • Seafood seperti ikan tuna, sarden, udang dan lainnya
  • HAM
  • Hati sapi, steak daging sapi dan daging sapi
  • Unggas seperti kalkun dan ayam
  • Telur
  • Keju cottage
  • Roti gandum
  • Oatmeal.