Masalah Kesehatan Yang Muncul Terkait Periode Menstruasi

February 1, 2018

Kapan pertama kali anda mendapatkan menstruasi atau haid? Bagaimana rasanya? Ketika pertama kali mendapat haid anda pasti sudah merasa  menjadi orang dewasa kan.  Ini juga adalah momen yang menandakan ada perubahan biologis pada anda.

Ketika Menstruasi pertama kali datang, pada sebagian orang akan merasakan sakit yang luar biasa bahkan sampai demam dan sebagian lagi merasa biasa saja.

Periode haid biasanya berlangsung selama 3 hari atau paling lama 14 hari. Periode Menstruasi juga bisa menjadi informasi tentang kesehatan anda lho.

Kenapa Ada Periode Menstruasi?

Setiap bulan, sel telur mulai tumbuh di salah satu indung telur. Setelah sepenuhnya berkembang dia akan meninggalkan ovarium dan berjalan menuju rahim melalui tuba falopi yang disebut ovulasi.

Selama itu, tingkat estrogen (hormon wanita) dalam tubuh meningkat dan menyebabkan dinding rahim menebal. Jika anda melakukan hubungan intin maka sperma laki-laki akan membuahi sel telur, lalu sel telur akan melindungi dirinya ke dinding rahim yang menebal dan anda akan hamil.

Jika sel telur tidak dibuahi, maka dia akan hancur dan akan dikeluarkan dari rahim yang disebut menstruasi.

Berikut beberapa masalah kesehatan yang mungkin terindikasi terkait periode menstruasi.

 

Pendarahan Yang Berlebihan Menunjukan Fibroid

Pendarahan yang berlebihan atau berkepanjangan kemungkinan adanya fibroid. Fibroid adalah daging tumbuh non kanker yang terjadi dalam rahim, dan dapat mempengaruhi siklus menstruasi yang mengakibatkan pendarahan yang berlebih.

Studi yang diterbitkan dalam BMC Women’s Health, Peneliti mengadakan survei kepada 21.479 perempuan di delapan negara. Wanita yang didiagnosis fibroid terjadi pendarahan lebih sering daripada perempuan yang tidak mengalami fibroid.

Studi lain yang diterbitkan di jurnal internasional Women’s Health menyimpulkan bahwa pendarahan berkepanjangan adalah gejala yang paling sering dilaporkan oleh wanita yang menderita fibroid.

Periode Menstruasi Yang Tidak Teratur Menunjukan PCOS

Meskipun anda senang memiliki periode yang tidak teratur, hal ini tentu bukan pertanda yang baik untuk tubuh anda.

Siklus menstruasi yang tidak teratur dengan menimbulkan gejala seperti obesitas, tumbuh rambut yang berlebihan pada wajah, rambut rontok dan jerawat adalah indikasi yang kuat bahwa anda mungkin menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Pada PCOS, terbentuk kista di ovarium karena adanya kelebihan testosteron dalam tubuh. Kista ini mempengaruhi seluruh proses menstruasi, yang menyebabkan periode terlambat.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam reproduksi manusia, menegaskan bahwa periode menstruasi selama masa remaja yang positif dikaitkan dengan PCOS maka kemungkinan akan ada ketidaksuburan di masa depan.

Darah Yang Keluar Sedikit Menunjukan Stres Berlebih

Darah yang mengalir sedikit umum di alami wanita yang memasuki masa menopause atau mereka yang menggunakan kotrasepsi.

Namun jika tiba-tiba anda mengalami darah yang keluar lebih sedikit dibanding periode sebelumnya, itu bisa dikarenakan perubahan hormon dalam tubuh atau stres berlebih.

Kadang darah yang keluar hanya sedikit dan memakan waktu kurang dari dua hari, bahkan kadang mengeluarkan bercak darah saja. Biasanya setelah tingkat stres anda menurun, periode anda akan kembali normal.

Frekuensi Darah Yang Keluar Tidak Teratur  Menunjukan Diabetes

Siklus menstruasi yang tidak biasa dan tidak teratur terkait dengan resistensi insulin dan risiko diabetes tipe 2. Resistensi insulin juga mempengaruhi indung telur, sehingga dapat mempengaruhi menstruasi.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, diikuti lebih dari 100.000 perempuan yang berumur berkisar antara 18 sampai 22 tahun. Ditemukan bahwa wanita yang mengalami menstruasi tidak teratur dua kali lebih mungkin mengalami diabetes tipe 2 dibanding dengan wanita yang memiliki siklus yang normal.

Periode Kram yang Tak Tertahankan Menunjukkan Endometriosis

Endometriosis suatu gangguan pada jaringan yang biasanya melapisi rahim tumbuh di luar rahim. Jaringan ini kemudian terperangkap di bagian panggul dan perut bagian bawah, sehingga dapat menyebabkan sakit yang hebat.

Selama periode ini, endometrium memproduksi prostaglandin, hormon yang menyebabkan peradangan dan nyeri. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Yonago Acta Medica, peneliti Jepang menemukan bahwa tubuh menghasilkan jumlah yang prostagladin yang lebih tinggi dan tidak normal pada endometriosis.

Biasanya sakit perut sering disertai dengan sakit punggung atau nyeri pinggul. Rasa sakit seperti itu berbeda dengan orang yang memiliki periode normal dan biasanya sakit memburuk sebelum menstruasi berlangsung dan selama periode menstruasi.

Pubertas Dini Atau Terlambat Menunjukkan Masalah Tiroid

Siklus Menstruasi didorong oleh hormon dan tiroid yang memainkan peran besar dalam mengatur produksi hormon, pubertas dini atau terlambat bisa menjadi indikasi masalah tiroid.

Perubahan pada menstruasi anda, seperti keluar sangat sedikit atau tiba-tiba keluar sangat banyak. Periode yang banyak, sering, berkepanjangan dan menyakitkan sering dikaitkan dengan hipotiroidisme, sementara periode yang lebih cepat, sedikit dan biasa saja maka tidak ada hubungannya dengan hipertiroidisme.

Pendarahan Vagina Yang Tidak Normal Mengindikasi Kanker Serviks

Kanker adalah penyebab kematian utama seorang wanita, pendarahan yang tidak teratur adalah gejala umum dari kanker serviks. Pendarahan tidak teratur yang terjadi antara periode menstruasi atau setelah berhubungan intim. Kadang-kadang muncul seperti darah dalam vagina yang disebut bercak.

Perempuan dari segala usia bisa terkena risiko kanker ini ketika mereka pernah berhubungan intim dan pendarahan juga dapat terjadi pada wanita postmenopause yang tidak lagi memiliki periode menstruasi.

Periode Menstruasi Berhenti Mendadak Menunjukan BMI Rendah

Ketika indeks massa tubuh anda (BMI) jatuh di bawah 18 atau 19, anda akan kehilangan periode menstruasi karena terlalu sedikit lemak pada tubuh.

Lemak tubuh penting untuk menciptakan estrogen, yang mengatur siklus menstruasi anda. Lemak tubuh yang sedikit membuat tubuh anda berada dalam kondisi darurat, dimana fokus utamanya hanya menjalankan fungsi yang paling penting.

Maka bagi tubuh mempertahankan periode menstruasi bukanlah masuk kategori yang penting. Agar periode menstruasi anda tetap berjalan secara teratur anda harus memiliki BMI sedikitnya 22.

Nah, bagi anda yang pernah mengalami salah satu seperti diatas ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter. Upaya untuk pencegahan di awal jauh lebih baik sebelum kondisi lebih parah.