Mengalami Morning Sickness? Berikut Cara Mengatasinya

February 26, 2018

Kehamilan pertama adalah sesuatu yang sangat dinikmati oleh para ibu baru. Tetapi kadang semuanya tidak berjalan semulus yang anda pikirkan, seperti setiap pagi anda harus terbangun dan berlari ke kamar mandi karena mengalami mual dan rasa ingin muntah yang biasa disebut “morning sickness”.

Anda tidak sendirian lebih dari 80 persen dari perempuan mengalami mual selama 12 minggu kehamilan dan 50 persen diantaranya harus mengalami muntah selama masa kehamilan. Serangan mual dan muntah ini tidak terjadi hanya di pagi hari saja.

Kabar baiknya adalah meskipun tidak menyenangkan, morning sickness biasanya tidak menimbulkan bahaya. Hal ini juga biasanya terjadi antara 16-20 minggu di awal masa kehamilan.

Jika anda mengalami mual dan muntah-muntah hebat, suatu kondisi yang dikenal juga sebagai hiperemesis gravidarum, anda harus menghubungi dokter. Bagi kebanyakan perempuan, beberapa pengobatan sederhana dapat bekerja dengan baik yang dapat meringankan ketidaknyamanan ini.

Berikut beberapa hal yang dapat anda lakukan.

Memiliki Beberapa Cemilan Seperti Roti Kering Sebelum Bangun Tidur

Jika anda cenderung merasa mual setelah anda bangun, makan beberapa roti kering sebelum anda turun dari tempat tidur. Hal ini akan membantu menenangkan perut dan juga memberikan sedikit energi.

Anda juga bisa bangun dan turun dari tempat tidur secara perlahan dan lembut sehingga anda tidak merasa pusing.

Makan Dengan Porsi Kecil Tapi sering

Jika anda merasa sulit untuk makan sekaligus dengan porsi yang banyak, anda bisa makan dengan porsi kecil tapi sering. Makan secara berkala juga dapat membantu, karena perut yang kosong dapat memicu terjadinya mual.

Dan sering minum air putih agar tetap terhidrasi. Meminum segelas air saat bangun tidur juga membantu mengurangi kemungkinan untuk muntah. Anda tidak perlu membatasi diri untuk menambah asupan cairan. Minum air kelapa yang bergizi, buah atau jus sayuran dan susu.

Hindari Makanan Panas

Jika anda menyukai makanan panas, mungkin ini saatnya untuk mencoba sesuatu yang berbeda. Biasanya, tidak ada yang sehebat aroma makanan panas dari perapian, tapi selama kehamilan, hal-hal bisa berubah dan aroma ini bisa jadi memuakkan bagi anda.

Sehingga anda bisa memakan makanan pada suhu kamar atau bahkan sedikit dingin untuk bisa membantu, karena makanan dingin tidak berbau kuat sebagaimana yang dihasilkan makanan yang masih panas.

Jauhi Makanan Berminyak Dan Pedas

Banyak wanita yang mengalami, bahwa makanan berminyak yang digoreng atau makanan pedas dapat memicu mual selama kehamilan.

Sebaliknya, pilihlah makanan yang tinggi karbohidrat dan protein, yang cenderung lebih baik. Bubur yang terbuat dari beras dan kacang-kacangan serta susu bisa menjadi pilihan yang baik.

Membuat Catatan Makanan Apa Yang Dapat Memicu Mual

Untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik pada perut anda, bisa dengan membuat buku harian untuk melihat makanan apa saja yang menyebabkan anda mual. Anda juga dapat menggunakannya untuk mengetahui jika ada waktu-waktu tertentu dimana ketika anda rentan terhadap mual dan muntah.

Bau tertentu seperti kopi atau teh, tindakan seperti berdiri tiba-tiba mungkin bisa menjadi salah satu pemicunya. Mencatat itu semua dapat membantu anda mengidentifikasi pola dan kemudian mampu untuk menghindarinya.

Anda juga dapat menemukan bahwa beberapa hal yang bisa membantu anda untuk menghindari mual.

Mendapatkan Istirahat Yang Cukup

Banyak bergerak dan kelelahan dapat memperburuk morning sickness. Pastikan anda mendapatkan banyak istirahat untuk menjaga perasaan mual. Kebanyakan wanita mengatakan bahwa dengan berbaring untuk sementara dapat mengurangi rasa mual.

Tapi anda perlu mengetahui apa yang terbaik untuk anda, dalam beberapa kasus hal ini bisa membuat gejala menjadi lebih buruk.

Bau Beberapa Lemon

Dalam sebuah studi, wanita hamil yang menghirup minyak esensial lemon setelah mereka merasakan mual dapat membantu mengurangi gejala morning sickness. Jadi anda bisa menempatkan pengharum ruangan dengan beberapa tetes minyak esensial lemon di kamar tidur anda.

Anda juga bisa meneteskan sedikit pada sapu tangan untuk mengurangi rasa mual serta juga bisa membawa wangi lemon ini bersama anda.

Mencoba Aromaterapi Dengan Minyak Esensial

Selain lemon, anda juga bisa menggunakan aroma minyak esensial lainnya. Cobalah untuk menghirup aroma dari campuran 4 tetes minyak jahe, 1 tetes minyak melissa dan setetes minyak mawar.

Anda juga bisa menggunakan 2 tetes minyak kapulaga, minyak jahe dan minyak jeruk manis. Perlu diingat bahwa walaupun minyak peppermint bisa digunakan untuk melawan mual, tapi tidak dianjurkan untuk menggunakannya selama masa kehamilan.

Minum Teh Jahe

Penelitian menunjukan bahwa jahe efektif untuk meredakan mual. Senyawa yang disebut gingerol dianggap bertanggung jawab atas manfaat ini. Masukan 1 sendok teh jahe parut ke dalam air panas dan aduk untuk membuat secangkir teh jahe yang menenangkan. Minum untuk meredakan mual.

Menerapkan Tekanan Tiga Jari Di Bawah Pergelangan Tangan

Akupresur didasarkan pasa keyakinan tradisional Cina bahwa penyakit ini disebabkan oleh penyumbatan aliran energi dalam tubuh. Stimulasi titik-titik tertentu pada tubuh dapat mengembalikan kesehatan dengan menghilangkan sumbatan energi.

Banyak studi telah menemukan bahwa merangsang titik akupresur yang dikenal sebagai P6, dengan meletakkan tiga jari di bawah pergelangan tangan dibagian dalam lengan, dapat membantu meringankan mual. Anda dapat melakukan tekanan pada titik ini dengan jari-jari anda ketika merasakan mual.

Vitamin B6

Vitamin B6 penting bagi perkembangan otak bayi anda. Alasan lain yang harus anda perhatikan adalah untuk mendapatkan cukup vitamin ini. Ini sangat baik karena dapat membantu meringankan mual selama kehamilan.

Sebuah studi menemukan bahwa ketika wanita hamil diberikan tablet 25mg vitamin B6 setiap 8 jam selama 72 jam, mereka yang mengalami mual parah secara signifikan mengalami penurunan. Makanan seperti ikan, unggas dan kentang kaya akan vitamin ini.

Hal ini juga ditemukan dalam makanan seperti roti, susu dan gandum. Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen dengan sebelumnya berkonsultasi dulu kepada dokter anda.

Berlatih Yoga

Latihan yoga selama kehamilan telah ditemukan dapat membantu meringankan stres, kecemasan, depresi, gangguan tidur dan sakit punggung. Hal ini juga dapat membantu anda mengatasi morning sickness.

Pose balasana, ardha chandrasana, dan prasarita padottanasana dapat sangat membantu. Pastikan anda melakukan latihan bersama praktisi yoga yang sudah berpengalaman untuk melakukan bimbingan sebelum anda berlatih.

Faktor Risiko

Morning sickness dapat mempengaruhi siapa saja yang sedang hamil, tapi lebih memungkinkan jika :

  • Anda mengalami mual dan muntah karena mabuk, migrain, bau tertentu atau paparan estrogen (misalnya pil kontrol kelahiran) sebelum kehamilan.
  • Anda pernah mengalami morning sickness sebelumnya.
  • Anda sedang hamil anak kembar.

Anda akan lebih cenderung mengalami hiperemesis gravidarum (mual dan muntah yang parah) jika :

  • Anda sedang hamil anak perempuan
  • Anda memiliki riwayat keluarga yang mengalami hiperemesis gravidarum
  • Anda mengalami hiperemesis gravidarum pada kehamilan sebelumnya.