Pembahasan URL Dan Fungsi Lain Yang Harus Banget Lo Ketahui

May 2, 2018

Guys, apa yang ada dibenak kalian ketika mendengar kata internet? Gue yakin sih banyak. Namun, yang terpeting saat ini kita sangat terbantu dengan adanya internet. Iya nggak? Sayangnya, disini gue nggak ngebahas detail soal internet nya, tapi ada hubungannya kok jadi tenang aja. Apaansih? Penasaran nih, okey seperti judul yang lo baca disini gue pengen ngebahas seputar URL, atau yang biasa disebut dengan alamat web. Pertanyaanya, apakah lo asing dengan istilah tersebut? Jika iya, pas banget lo klik artikel ini.

But, gue yakin sih sebagian dari lo pasti pernah dengar istilah URL, entah itu dari semasa lo mengenyam pendidikan atau dari artikel yang lo baca di internet. Basiclly, ini sangat relevan dengan internet namun jika kita melihat kenyataanya ternyata tak sedikit pula masyarakat kurang memahami defenisi atau pengertian URL.

Terutama bagi beberapa pihak yang harus terlibat aktif dalam pengelolaan web pasti dan harus memahami secara betul defenisi dari URL, mengingat semakin maraknya kegiatan hack atau cybercrime yang memanfaatkan penggunaan URL. Dan ingat di dalam URL terdapat juga bagian-bagian yang harus banget lo pahami.

Untuk itu, diartikel kali ini gue akan coba menjelaskan pengertian URL, fungsi, contoh lengkap deh gue akan coba untuk ulas disni. Penasaran? Okey, sebelum kita lanjut ada baiknya dulu untuk lo tau siapa yang menemukan URL. Setuju ya? Bagi lo yang berkecimpung di dunia perwebsitean ada yang bisa nebak nggak siapa orangnya? Yap, tepat1 sekali. Pencipta URL adalah seseorang bernama Tim Berners Lee. 

Biografi Tim Berners Lee

Pria yang lahir di London, Inggris 8 juni 1955 ini sejatinya bernama lengkap Sir Timothy John Tim Berners-Lee. Penasaran kan dengan sepekterjang beliau? So, berners lee adalah ilmuwan terkemuka yang berhasil mengembangkan jaringan global maya atau yang biasa kita sebut www. Sejatinya, tiga huruf sangat populer terlebih di dunia teknologi informasi. Bagaimana tidak? www adalah media bagi orang untuk dapat berbagi dokumen, gambar, film, musik dan informasi serta untuk menjual barang dan jasa. Tak cukup sampai disitu, Berners Lee juga penulis program browser pertama dan server www pertama di dunia. Seperti yang kita ketahui saat ini browser yang sering digunakan adalah Internet Explorer, Netscape dan Mozilla. 

Hingga akhirnya Berners Lee juga menulis piranti lunak yang mendefenisikan Hyper Text Markup Language atau HTML, Hyper Text Transfer Protcol atau HTTP dan topik pembahasa kita saat itu yaiut, Uniform Resource Locator atau URL.

Berkat kegigihannya menemukan bahasa pemprograman tersebut Berners Lee mendapat kehormatan sebagai salah satu dari 100 orang berpengaruh di abad ini versi majalah TIME. Namanya bisa disejajarkan dengan ilmuwan komputer Alan Turing, dan perintis kaliber berat dari beragam bidang lainnya semacam psikoanalisis, antropologi, fisika, biologi, ekonomi, bahkan teknologi pesawat terbang. Gimana, gue rasa cukup lah yah untuk lo tau sepak terjang Berners Lee. Next, kita lanjut ke pembahasan awal.

Pengertian URL

 

Basiclly, URL merupakan suatu karakter yang mempunyai standard tertentu dan ditujukan sebagai alamat dari sumber-sumber di internet dan itu bisa berupa dokumen, file fage, gambar dan lain-lain. Rangkaian karakter yang dapat digunakan bisa berupa huruf, angka atau simbol yang telah sesuai dengan standar yang ditentukan.  Nah, salah satu standard yang dimaksud tersebut yaitu tidak mengenal adanya spasi, dan umumnya diawali dengan HTTP dan tentunya masih banyak lagi.

Penetapan URL menjadi salah satu bagian yang sangat penting terlebih para pembuat atau developer web. Namun, bagi user hal tersebut tidaklah terlalu penting dikarenakan saat ini sudah ada mesin pencari, tau la ya siapa yang gue maksud, apalagi kalau bukan google.

Nah, buat lo yang awam dan ingin mengetahui bagaiamana URL memperlihatkan sumber daya internet atau sebuah laman web yang tertampil di dalam browser berikut 3 informasi yang menuju ke alamat tertentu.

  • Protokol
  • Alamat Server
  • Path FIle

Gue yakin sebagian dari lo tau kalau setiap alamat web harus terlebih dahulu melewati yang namanya protokol, contohnya, http:// atau https://. Nah, protokol ini adalah bagia yang memiliki fungsi berkomunikasi dengan Hypertext Transfer Protocool.  Yang kedua dari URL merujuk pada alamat server dimana sumber daya tersebut teletak. Nah, bagian terakhir adalah path file yaitu menunjukan lokasi dan nama dari sebuah data atau dokomen. Sampai disini cukup jelas dong, nah sekarang kita lanjut ke tipe atau jenis URL itu sendiri. Sejatinya, URL memiliki dua jenis tipe.

  • Tipe pertama : Absolute URL atau URL absolut merupakan alamat lengkap yang menyertakan domain pada jaringan yang tepat di rektori di dalam domain dan file di dalam direkori.
  • Tipe Kedua : Relatice URL atau URL relatif dapat menentukan suatu alamat berdasarkan URL yang aktif pada saat itu juga.

URL merupakan sebuah mekanisme untuk mengecek data-data pada web, SSL atau server FTP, juga termasuk protokol layer aplikasi yang bisa membuat suatu perminataan kepada server. Nah, moment ini terutama penjahat teknologi atau biasa kita sebut hacker dapat memanfaatkan URL untuk meretas website. Maka dari itu sangat amat diperlukan pengamanan yang ketat untuk dapat mencegah kejahatan cyber atau hacker.

Fungsi Lain URL

Okey, diatas sebenarnya gue udah jelaskan fungsi dasar URL berguna untuk memanggil atau menumukan file yang akan dituju user atau pengguna. Kekuatan URL ini juga dapat membuat lo berpindah-pindah antar halam web dengam media yang biasa disebut dengan hyperlink. Selain itu tentu masih ada lagi fungsi-fungsi lain dari URL. Penasaran kan? Berikut 3 fungsi lain dari URL.

Pertama : Sebagai sarana identifikasi suatu dokomen, file, gambar dan lain-lain pada web.
Kedua : Dapat digunakan sebagai penamaan suatu file pada web.
Ketiga : Memudahkan dalam mengakses halaman web yang lo miliki dan juga dapat lebih muda mengingat web yang sebelumnya sudah diakses.

Balik lagi, terkadang fungsi URL sering disalahgunakan oleh oknum-oknum lain yang kurang bertanggung jawab seperti melakukan plagiasi alamat website atau bahkan dipergunakan sebagai medah hack. Seperti yang pernah terjadi pada beberapa situs sosial media beberapa waktu yang lalu, hanya dengan meniru nama URL seperti asli namun beda domain banyak para pengguna yang tidak sengaja membocorkan akunnya ketika proses login.

Untuk itu, alangkah baiknya lo memhamai URL ini agar lo sendiri dapat lebih hati-hati dan teliti ketika mengelola web atau bahkan sedang berselancar di internet. Biar afdol disini gue akan coba kasih contohnya.

  • Contoh URL

Contoh dari penggunaan URL bisa lo jumpai pada kolom URL ketika ingin mengkases suatu halam di internet. Nah, sekarang coba deh lo berhenti sejenak membaca tulisan ini dan perhatikan bahwa kolom URL pada browse lo pasti mengarah ke website ini yang terdiri dari protocool HTTP, domain atau nama web dan path-path atau page halaman yang terkait. So, untuk lebih jelasnya nanti gue akan jelaskan pada bagian-bagian URL.

Seperti yang udah gue jelaskan, URL pada web umumnya dibedakan menjadi dua tipe yaitu, URL absolute dan URL relatice. URL Absolute adalah Alamat link yang lengkap yakni terdiri dari nama domain serta menyebutkan lokasi atau direktori file tersebut, contohnya seperti “http://www.winsbobet.com/panduan/link-alternatif-login-mobile.html” Sedangkan URL Relative juga berfungsi menyebutkan sebuah lokasi atau direktori file namun pada domain yang memang aktif pada saat itu, contohnya seperti “sbobet.jpg. Next kita lanjut pada bagian-bagian URL.

  • Bagian-bagian URL

Sebelumnya gue udah katakan kalau URL terdiri atas bagian-bagian tertentu yakni protokol, domain dari suatu web dan path absoulut sesuai direktori yang ada. Protokol dalam URL ini bertindak sebagai bagian yang paling penting karena memberikan informasi kepada server apakah menggunakan mode HTTP atau menggunakan WWW.

Saat ini banyak ditemui URL yang tidak mencatumkan atau menyembunyikan host www seperti pada blog, hal di karenakan pengaturan dari admin hostnya sendiri.

Bagian berikutnya URL adalah domain atau nama web itu sendiri umumnya menjadi satu paket dengan web server. Para pembuat atau developer web biasanya menggunakan jasa domain serta web server gratis seperti bloggeratau bersi berbayar seperti Idhostinger. Terdapat juga istilah sub domain yang dibuat mengikuti domain utamanya.

Nah, yang kedua adalah path pada URL. Pada dasarnya, URL memang menggunakan path absolute atau lengkap pada kolom web browse lo. Pengaturan path pada URL ini mengikuti direktori yang di tetapkan oleh pihak developer. Semakin banyak file atau halaman maka path yang ada pada URL juga akan semakin banyak sesuai urutan atau kategori yang ditetapkan. Biasanya penggolongan path diberi tanda garis miring sebagai penanda direktori.

Demikianlah pembahasas gue mengenai URL, lebih dan kurangnya gue selaku penulis memohon maaf sebesar-besar, seeyounextarticleguys.