Puasa Air? Berikut Manfaat dan Bahayanya

January 26, 2018

Puasa Air? apakah sebelumnya anda pernah mendengarnya? puasa air yaitu anda hanya menkonsumsi air putih saja selama sehari atau bahkan lebih tanpa mengkonsumsi makanan lain. Dalam beberapa tahun terakhir hal ini menjadi populer sebagai cara cepat untuk menurunkan berat badan.

Penelitian telah menunjukan bahwa puasa air memiliki manfaat kesehatan. Dapat menurunkan risiko beberapa penyakit kronis dan dapat merangsang autophagy, proses yang membantu tubuh anda istirahat dan mendaur ulang bagian-bagian sel-sel lama anda.

Tapi, studi tentang puasa air sangat terbatas juga memiliki banyak risiko kesehatan dan belum tentu cocok pada semua orang. Nah sebelum anda mencoba ada baiknya anda mengetahui bagaimana cara kerja, serta bahaya dan manfaat dari puasa air berikut ini.

Apakah Puasa Air Itu ?

Puasa air adalah dimana anda tidak mengkonsumsi apapun selain air putih. Sebagian besar puasa air berlangsung antara 24 sampai 72 jam. Anda sebaiknya tidak melakukan puasa air lebih lama dari ini tanpa pengawasan medis.
Berikut beberapa alasan orang-orang yang mencoba puasa air :

  • Alasan religius dan spiritual.
  • Untuk menurunkan berat badan.
  • Untuk detoksifikasi.
  • Untuk manfaat kesehatan.
  • Berkaitan dengan suatu prosedur medis.

Alasan utama mengapa seseorang mencoba puasa air adalah untuk manfaat kesehatan. Hal ini karena beberapa studi telah menghubungkan puasa air dengan beberapa manfaat kesehatan yang dapat dirasakan.

Termasuk risiko lebih rendah untuk terkena kanker, penyakit jantung dan diabetes. Namun, puasa air memiliki banyak risiko dan dapat sangat berbahaya jika dilakukan dalam waktu yang lama. Cara diet populer lainnya adalah dengan detoks menggunakan lemon. Anda hanya perlu mencampur lemon dan air  konsumsi selama 7 hari.

Bagaimana Cara Melakukannya?

Tidak ada pedoman ilmiah tentang cara melakukan puasa air. Namun, ada sebagian orang yang seharusnya tidak mengikuti puasa air tanpa pengawasan medis. Termasuk orang yang mengalami asam urat, diabetes, penyakit ginjal kronis, gangguan makan, wanita hamil dan anak-anak.

Jika anda belum pernah puasa air sebelumnya, ada baiknya anda menyiapkan waktu tiga sampai empat hari untuk mempersiapkan tubuh anda tanpa makanan. Anda dapat mencoba makan dengan porsi kecil atau juga berpuasa.

Puasa Air (24-72 jam)
Selama puasa air, anda tidak boleh makan dan minum selain air putih. Kebanyakan orang akan minum 2-3 liter air per hari ketika menjalani puasa air. Beberapa orang mungkin akan merasa pusing atau lemah selama menjalani puasa air dan mungkin akan menghindari pekerjaan yang berat ataupun mengemudi untuk menghindari kecelakaan.

Pasca Puasa Air
Setelah puasa air, anda harus menahan diri untuk langsung makan besar, hal ini dikarenakan makanan besar setelah puasa dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Fase pasca puasa air sangat penting, karena anda mungkin berada pada risiko sindrom refeeding, suatu kondisi berpotensi fatal yang mana tubuh mengalami perubahan yang cepat dalam cairan dan elektrolit.

Tahap ini biasanya berlangsung sehari, tapi orang yang melakukan puasa air lebih lama mungkin perlu waktu tiga hari sebelum mereka merasa nyaman untuk makan makanan besar.

Manfaatnya

Meningkatkan Autophagy
Autophagy adalah proses dimana bagian-bagian lama dari sel-sel dipecah dan di daur ulang. Autophagy dapat mencegah bagian-bagian yang rusak dari sel-sel yang merupakan faktor penyebab kanker dan dapat membantu mencegah sel kanker berkembang.

Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Penelitian menunjukan bahwa puasa air dapat membantu menurunkan tekanan darah terhadap orang yang mengalami tekanan darah tinggi. Dalam studi, 174 orang dengan tekanan darah tinggi yang mengikuti puasa air selama 10 hari. Di akhir puasa, 90% dari mereka mencapai tekanan darah lebih rendah. Selain itu, rata-rata penurunan tekanan darah sistolik adalah mmHG 37 substansial.

Meningkatkan Insulin dan Leptin Sensitivitas
Insulin dan leptin adalah hormon penting yang mempengaruhi metabolisme tubuh. Insulin membantu tubuh menyimpan nutrisi dari aliran darah, sementara Leptin membantu tubuh merasa kenyang. Puasa air dapat membuat tubuh anda lebih senstitif terhadap leptin dan insulin. Sensitivitas yang lebih besar membuat hormon ini lebih efektif.

Sebagai contoh, semakin sensitif insulin berarti tubuh anda lebih efisien dalam menguragi gula darah. sementara, leptin yang lebih sensitif dapat membantu tubuh anda memproses sinyal rasa lapar yang lebih efisien sehingga menurunkan risiko obesitas.

Menurunkan Risiko Beberapa Penyakit Kronis
Puasa air dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, kanker dan penyakit jantung. Dalam suatu studi, 30 orang dewasa yang sehat mengikuti puasa air selama 24 jam. Setelah selesai, mereka memiliki tingkat rendah kolesterol dan trigliserida, dua faktor penyebab risiko penyakit jantung.

Radikal bebas adalah molekul stabil yang dapat merusak bagian sel, dan memiliki banyak peran dalam dalam berbagai penyakit kronis.

Bahaya Dan Risiko

Kehilangan Jenis Berat Badan Yang Salah
Puasa air membatasi kalori karenanya anda akan kehilangan berat badan dengan cepat. Anda dapat kehilangan hingga 0.9kg setiap hari. Sayangnya, banyak berat badan yang hilang berasal dari karbohidrat bahkan massa otot.

Terjadinya Dehidrasi
Walaupun kedengarannya aneh, puasa air bisa membuat anda mengalami dehidrasi. Hal ini karena 20-30% dari asupan air harian berasal dari makanan yang anda makan. Jika anda minum air tetapi tidak makan makanan dalam jumlah yang sama, maka anda mungkin tidak mendapatkan cukup air.

Gejala dehidrasi termasuk pusing, mual, sakit kepala, sembelit, tekanan darah rendah dan produktivitas rendah. Untuk menghindari dehidrasi, anda mungkin perlu minum lebih dari biasanya.

Menderita Hipotensi Orthostatic
Penurunan tekanan darah yang terjadi secara tiba-tiba saat berubah posisi dari tidur ke posisi berdiri. Jika anda mengalami gejala ini selama puasa air, berarti ini tidak cocok untuk anda.

Memperburuk Beberapa Kondisi Medis
Orang-orang dengan kondisi medis seperti asam urat, diabetes, penyakit ginjal kronis, gangguan makan, dan mulas sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan puasa air.

Apakah Puasa Air Membantu Membakar Lemak?

Puasa air bukanlah cara efektif untuk membakar lemak. Meskipun dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat, tapi sebagian besar anda justru kehilangan karbohidrat dan massa otot bukan lemak.

Jika anda menginginkan manfaat puasa tapi juga ingin menurunkan berat badan, maka cobalah untuk berpuasa dari pagi sampai menjelang malam dan berbuka saat malam hari. Puasa seperti ini lebih banyak memberi manfaat kesehatan karena memungkinkan anda tetap makan, tidak seperti puasa air dimana anda hanya mengkonsumsi air saja selama 24 jam atau lebih.