Tanda Bahwa Anda Memiliki Penyakit Stroke!

May 2, 2018

Era milenial ini membuat semakin banyak orang mengenyampingkan kesehatan, kurangnya olaharaga dan banyaknya mengkonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat membuat penderita stroke setiap harinya bertambah dan tidak banyak orang yang mengetahui bahwa dirinya beresiko untuk terkena stroke.

Stroke merupakan keadaan darurat dan segera membutuhkan pertolongan medis. Perawatan terbaik untuk penyakit Stroke, seperti Jaringan Plasminogen Activator (TPA), paling efektif jika semakin cepat diberikan.

Apabila pertolongan terlambat setelah beberapa jam, mungkin tidak akan berguna sama sekali. Untuk alasan ini, sangat penting bahwa anda harus mengenali gejala-gejala stroke dan segera pergi ke Rumah Sakit jika Anda merasa mengalaminya.

Gejala Stroke

Gejala stroke muncul tiba-tiba, dan mencakup hal-hal berikut:

  • Kesulitan berjalan: ini mungkin karena kurangnya keseimbangan, rasa lemah, rasa kaku, atau pusing.
  • Kesulitan berkomunikasi: anda mungkin tidak memahami apa yang orang lain katakan. Anda mungkin tidak dapat membentuk kata-kata yang ingin anda katakan dan kehilangan kemampuan untuk menulis. Perkataan anda mungkin menjadi susah dan sulit untuk dimengerti.
  • Mati rasa atau kelemahan pada satu sisi tubuh atau wajah: ini mungkin jarak dari kelumpuhan total yang lebih halus perbedaannya yaitu antara menjaga lengan kiri dan kanan agar bisa anda angkat lebih tinggi.
  • Kelumpuham di wajah :¬†memberikan sisi penampilan yang terlihat turun atau kendur.
  • Kehilangan koordinasi di satu sisi tubuh: jika anda memliki tubuh yang kuat, anda mungkin tidak memiliki koordinasi lagi untuk melakukan sesuatu yang anda bisa seperti sebelumnya, seperti memegang sendok atau menekan tombol. Dalam kasus yang jarang, Bagian tubuh akan mengembangkan atau melakukan gerakan yang abnormal dan spontan.
  • Kesulitan dengan visi: anda mungkin melihat objek menjadi ganda atau kehilangan pengelihatan sebelah atau keduanya.
  • Sakit kepala parah: stroke paling tidak menyebabkan sakit kepala, tapi jika sakit kepala tiba-tiba menjadi parah, atau disertai dengan muntah atau penurunan kesadaran, mungkin disebabkan stroke.
  • Kejang: Sebagian besar, kejang bukan karena Stroke. Di sisi lain, stroke yang paling umum adalah dari orang yang baru pertama kali mengalami kejang yang usianya 50 tahun dan tidak memiliki riwayat kejang sebelumnya.

Berapa lama Gejala Terakhir

Durasi gejala tergantung pada ukuran dan keparahan stroke. Gejala mungkin berlangsung kurang dari satu jam, tapi bisa juga selamanya. Bahkan jika terjadi kerusakan fisik yang ditinggalkan oleh stroke jika tidak ditangani dengan perawatan, terkadang otak mungkim “me-rewire” sendiri untuk menemukan jalur baru informasi untuk menjelajah agar mendapatkan kembali fungsinya.

Semakin lama gejala berlangsung, semakin besar kemungkinan akan tetap permanen. Biasanya yang terbaik untuk mengatasi masalah yang disebabkan oleh stroke adalah penanganan sesegera mungkin.

Apa yang harus dilakukan jika gejala hilang

Meskipun gejala telah hilang, evaluasi sesegera mungkin masih harus tetap dilakukan untuk menjamin. Serangan Iskemik Transient (TIAs) adalah jenis stroke yang disebabkan oleh kehilangan sementara aliran darah ke otak.

Misalnya, gumpalan darah bersarang di arteri dan menutupi aliran darah, tetapi telah pecah dan melewati. Meskipun aliran darah dapat pulih sendiri, anda akan mendapatkan resiko gejala permanen yang berikutnya.

Apa yang harus dilakukan jika anda berpikir anda mengalami Stroke adalah menghubungi Rumah Sakit terdekat. Jika anda tidak dapat berbicara dengan jelas, temukan seseorang untuk membantu anda.

Semakin cepat anda dibawa ke ruang gawat darurat, semakin banyak kesempatan bahwa stroke yang anda miliki tidak akan mendapatkan konsekuensi jangka panjang.

Aspirin dan obat lain

Jangan khawatir tentang mengambil Aspirin atau obat lain. Hal ini lebih penting untuk didapat ke keruang gawat darurat segera. Sekitar 85 persen dari Stroke Iskemik (ketidakcukupan suplai darah ke jaringan organ tubuh atau adanya permasalahan pada pembuluh darah) , artinya bahwa gumpalan darah telah berhenti dan berpindah ke bagian otak. Stroke seperti ini dibantu oleh obat-obatan seperti Aspirin.

Namun, 15 persen dari stroke disebabkan oleh pendarahan kedalam otak, dimana Aspirin membuatnya menjadi lebih buruk. Jalan terbaik adalah mengetahui jenis stroke yang anda miliki sebelum mengambil obat apapun.

Apa yang terjadi didalam ruang gawat darurat

Ketika anda tiba di unit gawat darurat, Dokter akan memutuskan jika kemungkinan anda mengalami stroke dan apakah anda aman untuk diberikan pengencer darah seperti TPA.

Mereka mungkin memberikan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk membantu anda dalam pengambilan keputusan.

  • Kapan terakhir anda merasa normal?
  • apakah anda bangun dengan gejala?
  • apakah anda ingat kapan itu terjadi?
  • Bagimana riwayat kesehatan Anda?
  • Apakah anda memiliki faktor berisiko untuk terkena stroke seperti diabetes atau Rokok?
  • Apakah anda pernah memiliki stroke sebelumnya?
  • Apakah anda memiliki pendarahan atau gangguan dalam pembekuan darah?
  • Apakah anda pernah mengalami pendarahan di otak sebelumnya?
  • Apakah anda pernah dioperasi atau memiliki trauma fisik?
  • Obat apa saja yang anda makan?
  • Apakah anda memiliki logam di bagian tubuh Anda, seperti bedah klip atau hardware?
  • Apakah anda Klaustrofobia?

Pertanyaan-pertanyaan ini penting untuk menentukan keselamatan anda.

Ingat, stroke merupakan keadaan darurat dan harus dihiitung setiap menitnya. Lebih baik jika Anda sudah berada di ruang gawat darurat dalam waktu kurang dari satu jam setelah gejala pertama. Jika anda memiliki keraguan tentang apakah anda mungkin akan mengalami stroke, anda perlu berbicara dengan seorang profesional Medis segera.