Tidur Menggunakan Kipas Angin, Berbahayakah?

January 27, 2018

Setiap orang memiliki kebiasaan tidur yang berbeda, ada yang lebih nyaman tidur di dalam ruangan yang hangat dan sebagian lagi lebih menyukai ruangan yang dingin.

Bagi anda yang tidak bisa tidur dalam keadaan panas maka satu-satunya cara adalah menggunakan kipas angin agar tidur tetap nyaman. Selain itu harga kipas angin jauh lebih murah dibandingkan pendingin ruangan lainnya. Pastinya lebih hemat listrik juga donk ya.

Tapi membiarkan kipas angin hidup sepanjang malam di saat anda tidur apakah aman?

Ada beberapa konflik, atas jawaban tentang pertanyaan ini juga ada berbagai pendapat yang diajukan, dengan memahami mengapa beberapa orang selalu lebih suka tidur dengan kipas angin dan kemungkinan efek sampingnya akan membantu anda untuk memutuskan untuk tetap melakukannya atau tidak.

Mengapa Beberapa Orang Memilih Tidur Menggunakan Kipas Angin?

Beberapa orang yang tidur menggunakan kipas angin merupakan kebiasaan dan sebagian lain dikarenakan alasan berikut ini :

Suara Yang Menenangkan

Ahli studi membuktikan bahwa white noise atau kebisingan putih dapat membantu seseorang tertidur dengan cepat dan akan tetap lelap dalam jangka waktu yang lama. Fakta ini adalah salah satu alasan mengapa banyak orang lebih suka tidur dengan kipas angin.

David N. Neubauer, MD, Profesor di Johns Hopkins University School of Medicine, mengatakan bahwa tidur dengan kipas angin adalah rahasia pribadi untuk tidur malam yang baik

Suara lembut yang dihasilkan kipas angin saat berputar akan menenangkan tubuh dan pikiran anda. Juga berfungsi untuk meredam suara kebisingan dari luar  yang membantu anda untuk bisa tidur. Namun, sebaiknya kipas angin diatur dengan setelan rendah dan tidak langsung menghadap ke tubuh.

Ventilasi

Salah satu peran utama kipas angin adalah untuk mengedarkan udara ke seluruh ruangan. Orang yang sedang tidur harus memastikan bahwa ruangan mempunyai ventilasi yang baik, karena penting untuk pernapasan saat tidur.

Kipas angin dapat membantu membersihkan kamar dari bau apapun yang membuat anda terjaga di malam hari. Pastikan pintu kamar tidur anda dibiarkan terbuka dan coba hadapkan kipas ke arah jalan keluarnya angin agar udara di kamar menjadi bersih.

Para peneliti juga percaya bahwa ventilasi dari kipas membantu untuk mengusir karbondioksida yang dihembuskan oleh bayi sebelum dihirup kembali saat bayi tertidur.

Pengaturan Suhu

Menurut ahli tidur, suhu optimal untuk tidur adalah antara 20-22 derajat celcius, tidur di suhu dingin memungkinkan anda untuk tertidur lebih cepat dan suhu dingin membantu tubuh anda tidur lebih efisien.

Sementara menjaga anda tetap berada di suhu kondusif ini penting, dan kipas angin cukup membantu. Membiarkan kipas tetap hidup saat anda tidur akan membantu mengedarkan udara dingin keseluruh kamar dan tubuh anda. Kontrol suhu adalah alasan utama kenapa kebanyakan orang memiliki kipas di rumah.

Efek Samping Tidur Dengan Kipas Angin

Dari sekian manfaat yang bisa anda dapatkan dari tidur menggunakan kipas angin, tapi ada beberapa efek samping yang bisa saja terjadi seperti :

Keringnya Mulut Atau Tenggorokan

Membiarkan kipas angin tetap hidup selama anda tidur akan memnyebabkan pengeringan di mulut dan tenggorokan. Anda akan terjaga sepanjang malam karena anda bangun untuk minum air dan kemungkinan sulit untuk tertidur kembali.

Meskipun pengeringan mulut tidak memiliki konsekuensi parah, tapi dalam jangka panjang dapat menimbulkan masalah gigi dan gusi.

Humidifier adalah cara yang bagus untuk membantu anda agar terhidar dari masalah ini, karena humidifier akan menjaga udara tetap lembab dan mencegah dari rasa kering pada mulut.

Sinus Iritasi

Sinus iritasi adalah salah satu efek samping yang terjadi saat tidur menggunakan kipas. Hal ini disebabkan udara yang mengering saat tidur, udara kering ini mengganggu jalur selaput lendir di dalam hidung.

Ketika membran ini menjadi terlalu kering, maka akan dia akan memproduksi lebih banyak lendir sehingga menyebabkan penyumbatan dan membuat tekanan pada sinus.

Leher Kaku

Ketika anda merasakan leher kaku saat bangun tidur kemungkinan anda membiarkan kipas angin hidup saat anda tertidur. Dan ini adalah dikarenakan angin dari kipas yang menyebabkan otot tegang.

Kebanyakan orang lebih suka mengarahkan angin ke tubuh mereka sehingga dapat mendinginkan tubuh dengan cepat, ini adalah ide yang tidak tepat karena dapat menyebabkan otot-oto sekitar leher tegang atau bahkan kram.

Otot terus mengencang inilah yang menyebabkan saat bangun anda merasakan sakit pada leher.  Sebaiknya hindari kipas yang langsung menghadap ke tubuh anda.

Asma Atau Masalah Alergi

Jika anda adalah penderita asma atau cenderung menderita alergi, tidur menggunakan kipas angin akan membuat gejala semakin memburuk. Dan lebih parah lagi jika anda tidak pernah membersihkan kipas angin secara teratur.

Kipas akan mengumpulkan banyak debu ketika tidak dihidupkan dan saat dinyalakan maka kipas akan meniup debu itu kembali keluar lalu anda akan menghirupnya yang akan langsung masuk ke paru-paru anda.

Bagi penderita alergi dan asma tentu ini adalah mimpi buruk sehingga akan membuatnya sulit untuk tidur dan akan membuat kondisinya menjadi lebih buruk.

Jadi sebelum anda memutuskan tidur menggunakan kipas angin, ada baiknya untuk mempertimbangkan kemungkinan baik dan buruknya bagi tubuh anda.

Juga, sangat penting untuk membuat timer pada kipas angin anda sehingga dia akan mati sendiri saat anda telah tertidur, anda bisa mengatur berapa lama kipas tersebut akan beroperasi. Anda juga harus memastikan kebersihan dari kipas angin agar tetap bebas debu.